sera meninggalkan tablet itu keesokan paginya, diletakkan di meja kamarku bersama secarik
kertas yang hanya bertuliskan: Bacalah sebelum kamu bertemu siapa pun. Tidak ada kode akses,
tablet itu sudah terbuka, sudah menampilkan halaman pertama dari berkas yang ia susun semalam.
Aku duduk di tepi tempat tidur sempit itu dan membacanya dari awal sampai akhir. Dua kali.
Sambil membaca, ada perasaan aneh yang tidak bisa kunamakan, sesuatu antara penasaran dan
ngeri, seperti membaca biografi tentang dirimu sendiri yang ditulis oleh orang yang tidak kamu
kenal.
Karena itu, dalam banyak hal, memang itulah yang sedang kulakukan.
Voss-2 dicetak pertama, tujuh tahun lalu, ketika Aldric-1 baru saja melewati usia empat puluh
dan mulai terobsesi dengan kesinambungan, bukan keabadian, tapi kesinambungan. Cara
berpikirnya, cara memimpinnya, cara ia membangun sesuatu dari nol. Ia ingin itu bertahan, bahkan
jika tubuhnya tidak.
Setidaknya begitu yang ia katakan ke publik.
Apa yang sebenarnya ada di dalam kepalanya ketika ia menandatangani dokumen pencetakan
pertama, aku tidak tahu. Memori itu ada, tapi terasa seperti dilapisi kaca: aku bisa melihat
bentuknya, tapi tidak bisa menyentuh isinya. Aldric menyimpan beberapa hal bahkan dari dirinya
sendiri dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah lama belajar berbohong
kepada cermin.
Berkas Voss-2 adalah yang paling tipis dan paling rapi dari semuanya. Dicetak empat belas
Februari dua ribu delapan puluh, tujuh tahun satu bulan yang lalu. Tinggal di unit residensial lantai
tiga puluh delapan menara Voss Synthetics, gedung yang sama dengan tempat ia bekerja, gedung
yang sama dengan tempat Aldric-1 mati. Konsultan strategis internal. Tidak pernah mengajukan
keluhan. Tidak pernah meninggalkan properti korporasi lebih dari tujuh puluh dua jam. Profil
psikologis: adaptif-submisif, tidak menunjukkan perkembangan identitas mandiri yang signifikan.
Tujuh tahun hidup di dalam gedung yang sama dengan orang yang menjadi asal-usulnya. Tujuh
tahun tanpa perkembangan identitas mandiri yang signifikan. Seperti sebuah jam yang terus
berdetak tapi tidak pernah bergerak maju.
Atau seperti seseorang yang sangat pandai berpura-pura tidak bergerak, kata suara Aldric, yang
muncul lagi dengan tenang seperti angin yang masuk dari celah jendela.
Catatan terakhir di berkasnya singkat dan mengganggu dalam kesingkatannya: mengajukan diri
untuk diwawancara secara sukarela, tiga belas Maret dua ribu delapan puluh tujuh pukul tujuh
empat belas pagi. Motif pengajuan belum diketahui.
Pukul tujuh empat belas. Kurang dari enam jam setelah tubuh Aldric-1 ditemukan.Voss-3 adalah kebalikannya. Dicetak tiga September dua ribu delapan puluh, enam setengah
tahun yang lalu. Tinggal di Distrik Barat dengan nama sewaan Ardan Mirka, bukan nama Voss,
bukan nama yang ada dalam satu pun dokumen korporasi. Direktur eksekutif Koalisi Hak Entitas
Sintetis, organisasi nirlaba yang selama bertahun-tahun menjadi duri paling keras di sisi Voss
Synthetics.
Catatan perilakunya panjang dan penuh kata-kata yang tidak biasa muncul dalam berkas resmi
korporasi: proaktif, konfrontatif, idealistis-reaktif. Perkembangan identitas mandiri: tinggi, menolak
nama Voss dalam kehidupan sehari-hari. Konflik terbuka dengan Voss-1 sejak dua ribu delapan
puluh tiga. Ada perintah penahanan yang diajukan dua tahun kemudian, kemudian dicabut, aku
tidak bisa membayangkan negosiasi macam apa yang terjadi di balik pencabutan itu.
Catatan investigasi hanya satu kalimat: tidak merespons panggilan investigasi. Keberadaan saat
ini belum dikonfirmasi.
Ia menghilang. Atau memilih untuk tidak ditemukan, yang bisa berarti hal yang sama sekali
berbeda.
Aku mencoba menemukan benang dalam memori Aldric yang menghubungkan orang itu, orang
yang sudah membuang nama dan membangun seluruh identitas di atas penolakan, dengan orang
yang aku kenal dari dalam. Tapi benang itu sudah terlalu kusut. Yang tersisa hanya garis besar:
seseorang yang pernah menjadi Aldric Voss dan memutuskan bahwa itu bukan sesuatu yang ingin ia
terus menjadi.
Motifnya paling terang-terangan dari semua salinan. Mungkin karena itu, aku justru tidak bisa
memutuskan apakah ia pelakunya.
Voss-4 dan Voss-5 adalah kecelakaan yang diizinkan untuk hidup. Kata-kata itu tidak ada secara
eksplisit dalam berkas, tapi ada di antara barisnya, error duplikasi proses, tujuh belas Juni dua ribu
delapan puluh satu, dua salinan yang seharusnya hanya satu.
Dalam memori Aldric ada sekilas kemarahan yang tidak sepenuhnya ia kendalikan, rapat darurat,
perdebatan panjang, dan akhirnya keputusan yang lebih pragmatis dari manusiawi: biarkan
keduanya ada, pantau, jangan ulangi kesalahan. Tidak ada yang mencatat apakah ada yang bertanya
kepada Voss-4 dan Voss-5 bagaimana rasanya menjadi kesalahan yang diizinkan untuk hidup.
Mereka tinggal bersama di Distrik Pelabuhan Lama, sumber penghasilan tidak diketahui. Yang
menarik adalah catatan dari tim psikiatri korporasi yang biasanya menulis dengan bahasa yang