Penerbitan berjalan sangat baik. Banyak penulis-penulis muda yang ikut menerbitkan karyanya. Sebagian ada yang mencari uang, sebagian ada yang mencari ketenaran, sebagian ada yang sekedar mencari perhatian atau pamer.
I.J.J. sangat puas dengan keadaan begini. Ia sampai dapat menggaji orang untuk membantu mencetak lebih banyak lagi buku. Tak hanya dibantu menerbitkan naskah, I.J.J. juga membangun komunitas penulis dari sana. Kebanyakan penulis berambisi menjadi terkenal. Namun, tak sedikit pula yang mencari keuntungan dari penerbitan.
I.J.J. menjadi kepala bagian penerbitan. Selama menjabat, I.J.J. lebih banyak melibatkan diri ke penerbitan atau komunitas daripada menulis atau membaca buku karya R.R. Pujangga.
Setiap bulan diadakan jual kilat bagi buku-buku pilihan. Hal ini menjadi sangat tren di Kotabuku. Bahkan sudah cukup banyak pembaca yang membeli buku-buku dari penerbitan milik I.J.J. Ia sukses besar pada hampir tiga bulan ke depan hingga suatu ketika datang satu utusan dari pemerintahan.