I.J.J melengak ketika tahu bahwa namanya berada dalam daftar 'orang-orang berpengaruh' di Kotabuku. Secara bersamaan, banyak orang-orang yang datang ke meja pemeriksaan. Tak luput pula banyak yang meminta tanda tangan I.J.J.
Kemudian nasibnya menjadi penulis, banyak penerbit-penerbit besar menawarkan diri untuk menerbitkan karya-karya I.J.J.
Secara tiba-tiba, penjualan buku I.J.J. naik drastis. Penerbit kecil laku keras. Dan ia sempat ditawari oleh berbagai penerbit besar untuk menjabat sebagai kepala perusahaan.
I.J.J. awalnya menolak. Ia hanya fokus pada penerbitan buatannya. Namun, karena seiring berjalannya waktu, I.J.J. luluh juga untuk menerima tawaran itu.