Ksatria Rajawali

M.G. Rosana
Chapter #1

Prolog


Di antara arus padat orang-orang yang membanjiri persimpangan jalan di area pusat perbelanjaan, dia terus merangsek maju. Teriakan serta umpatan untuk beberapa saat mengotori udara, tetapi kemudian sunyi dengan mulut mereka tetap menganga dan mata melebar tidak percaya. Gerak refleks pemuda itu mengagumkan, sangat cepat, sampai-sampai hanya tampak seperti bayangan berkelebat menyelinap di antara celah-celah sempit.

Dialah Jagad Adi Tunggal. Sesaat lalu dia bisa merasakan resonansi tidak wajar. Dibilang tidak wajar karena fenomena itu berlangsung di dalam jiwanya, mengaktifkan indra khusus yang hanya akan terkoneksi dengan hal-hal yang tidak lazim.

Semakin menjauh dari area sibuk, laju larinya pun kian cepat. Ketika sudah menapak di jalan sunyi menuju area proyek pembangunan, tubuhnya pun melesat dengan kecepatan kilat. Yang tampak kemudian hanyalah bayangan tipis meninggalkan embusan angin dahsyat menerbangkan debu jalanan.

Dengan mata batin, di saat-saat tertentu dia mampu melihat apa yang akan terjadi. Sementara itu, mata fisiknya mampu melihat menembus pekat dan padat, jarak jangkauannya pun tidak terkira. Sembari berlari, adegan mengerikan tersaji di bidang pandang istimewanya itu.

Di salah satu area dalam gedung yang baru selesai dibangun, tampak terang benderang karena beberapa pekerja sedang lembur memasang keramik lantai. Sementara itu, di atas atap, asap hitam kemerahan mengepul berputar-putar di tempat. Asap itu berubah-ubah secara konsisten, adakalanya berpendar menjadi lebih terang laiknya api yang berkobar, kemudian kembali redup seperti bara yang digulung asap pekat.

Sinyal kegelapan.

Lihat selengkapnya