Kumpulan Fiksi Mini (yang mengganggu)

HELLOHAYDEN
Chapter #2

Es Doger yang Banyak Susunya

Topi yang dilepasnya dari kepala itu dia kibaskan ke wajah sebab matahari masih terasa membakar walau sudah condong ke barat. Jamal duduk pada sebalik gerobak es doger, senyumnya kecut. Peluh meluncur dari kulit kepala, turun ke jambang, lalu meluncur ke badan melewati lehernya. Kaos abu-abu yang dikenakannya basah dan berwarna lebih pekat di garis leher, punggung, dan ketiak. Dikeluarkannya dompet dari saku jeans hitam yang sudah rompeng. Ditatapnya lama satu foto wanita paruh baya yang terselip di dalamnya. Senyum kecutnya tadi berubah menjadi senyum kikuk saat ujung jari telunjuknya mengusap-usap wajah di foto itu.

Seorang laki-laki datang sambil berlari kecil dan duduk sangat dekat di sampingnya hingga bahu mereka bersentuhan.

“Dapat berapa kau hari ini?” tanya laki-laki itu. Dia melongok ke dompet yang dipegang Jamal. “Hasil seharian itu?” Muncungnya maju menunjuk uang di dompet.

Jamal mengangguk, “Susah! Ini juga syukur!”

Temannya yang bajunya compang-camping itu cengar-cengir saja mendengar jawaban Jamal. Matanya kini mengejar si penjual es doger. Tangan penjual itu seperti punya nyawa sendiri dalam menuang segala macam isi toples ke mangkuk. Dia melirik sedikit ke kiri untuk melihat pembeli yang menunggu. Meskipun matanya menyipit karena menantang matahari, tapi dia tahu pembeli itu sangat cantik.  

Lihat selengkapnya