Laut yang Tertawan

Ulat Bulu
Chapter #1

Prolog

Langit masih kelabu, embun belum sepenuhnya pecah, dan ombak masih datang malu-malu ketika teriakan pertama terdengar dari bibir pantai. Seorang nelayan tua, dengan sarung setengah basah dan mata rabun, tersentak melihat sesosok tubuh kecil yang terdampar di atas pasir yang basah. Tubuh itu membujur lemas, kulitnya pucat, dan bibirnya membiru.

“Ada anak!” teriak nelayan itu, suaranya retak karena ketakutan.

Orang-orang berdatangan. Suara gemuruh langkah kaki mengguncang pasir. Ibu-ibu menjerit. Para lelaki menunduk, mencengkram kepala.

Seorang anak? Di sini? Saat pagi belum sepenuhnya bernapas?

Lihat selengkapnya