LDR: Love, Duty, Regret

Oleh: Intan Purnama

Blurb

Bagi kebanyakan siswa, ruang OSIS SMAN 1 Nusa Bangsa hanyalah tempat rapat yang membosankan. Namun bagi Bunga, Zidan, Arka, dan anggota lainnya, ruangan berukuran enam kali delapan meter itu adalah satu-satunya "rumah" yang mereka miliki. Di sana, rahasia keluarga yang kelam disembunyikan di balik tumpukan proposal, dan luka hati dibalut dengan tawa sasetan kopi serta bumbu drakor dari kantin Bi Dahlia.
Bunga, si gadis high-achiever dengan kehidupan yang tampak sempurna, menemukan pelarian dari ekspektasi tinggi orang tuanya pada sosok Zidan, Ketua OSIS yang ambisius namun sederhana. Mereka adalah power couple sekolah, definisi relationship goals yang membuat siapa pun iri. Namun, keretakan mulai muncul saat Zidan terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Jarak Jakarta-Yogyakarta bukan hanya soal kilometer, tapi soal hadirnya Melati di hidup Zidan dan munculnya pengkhianatan yang menghancurkan hati Bunga.
Berbagai canda, tangis dan konflik di ruangan OSIS yang menjadi 'rumah' bagi mereka menjadi pelajaran berharga. Saat waktunya tiba bagi mereka meninggalkan masa SMA, satu ide brilian muncul. Mereka membangun sebuah 'Wisma Remaja' sebuah rumah untuk menampung para remaja yang terluka atau kehilangan rumah mereka. Dulu ruang OSIS adalah tempat mereka menyembunyikan luka tapi "Kintsugi House" adalah tempat mereka berbagi luka agar diobati dengan hal yang bermanfaat. Seperti namanya. "Kintsugi" adalah seni memperbaiki keramik pecah menggunakan lak yang dicampur bubuk emas. Kinstsugi House adalah tempat mereka menemukan keluarga baru, rumah baru dan kehangatan baru. LDR di sini bukan hanya tentang Long Distance Relationship tapi tentang cinta, tugas dan penyesalan yang membentuk diri menjadi lebih berharga.

Lihat selengkapnya