LEGION : UNKNOWN KNIGHT

Delta
Chapter #24

BEGINNING - 24

Para hunter masih belum bergerak dari tempat parkir restoran cepat saji tersebut, terdapat enam orang dalam satu mobil yang sama terdiri dari dua tim yang berbeda.

Seorang ketua tim yang duduk di kursi depan samping pengemudi menyuruh anak buahnya untuk melihat pada alat pelacak. “Look for the update.”

“One minute left till it refreshed.”

“Okay.”

“Shall we split up and drive different car?” tanya ketua tim lain yang berada di kursi belakang.

“If you want it.”

“Lets do it then.”

Tiga orang hunter keluar dari dalam mobil SUV berwarna hitam sambil berjalan mendekati sebuah mobil sedan berwarna merah yang terparkir beberapa meter darinya, ia memecahkan kaca mobil sedan tersebut karena terkunci dan membuka pintunya dengan memasukkan tangannya dari jendela mobil lalu menyalakan mesin dengan mengaitkan beberapa kabel.

Hunter yang tadi memecahkan jendela kaca mobil sedan kini berada di balik kemudi, dia menongolkan sebagian tubuhnya dari jendela mobil sambil berteriak kepada tim lain yang berada pada mobil SUV. “Lets move.”

Mereka kembali bergerak menuju arah yang ditunjukkan oleh alat pelacak.

Sementara itu John masih mengendari sepeda motornya bersama dengan Jane, ia melirik pada indikator bensin dan terlihat jarum penunjukknya berada pada huruf E. “We need gas,” tukas John padanya.

“We can get it everywhere in this country, pull over,” suruh Jane sembari menunjuk pada sebuah warung.

Mereka berhenti di depan warung tersebut, seraya John mematikan mesin kendaraanya.

Jane turun dari sepeda motor dan menengadahkan tangannya di hadapannya. “Gimme the money,” ucapnya meminta uang pada John seperti seorang preman pasar.

John memiringkan kepalanya. “What? What the fuck? Shall I give you?” tanyanya dengan kebingungan.

“Yeah.”

John memberikan tiga lembar uang seratus ribu padanya seraya Jane mengambil uang tersebut dari tangannya dan berjalan masuk kedalam warung tersebut.

“Permisi,” tukas Jane.

Ibu pemilik warung tersebut menyahutinya, “Ya, mau beli apa?”

“Beli gas buat masak, berapa harganya Bu?”

“Yang kecil dua puluh lima ribu, kalau yang sedang sembilan puluh ribu, yang besar seratus sembilan puluh ribu, mau beli yang mana neng?” terang Ibu pemilik warung memberitahukan harganya.

“Aku beli yang kecil aja, ini uangnya Bu,” jawabnya sembari menyodorkan uang seratus ribu.

Ibu pemilik warung tersebut memberikan uang kembaliannya dan menyuruh Jane untuk mengambil gasnya sendiri karena berada didepan warung.

Lihat selengkapnya