LEGION : UNKNOWN KNIGHT

Delta
Chapter #34

BEGINNING - 34

Laju langkah kaki John sedikit melambat sebab tubuhnya mulai melemah, nafasnya mulai tidak menentu serta keringat sebesar butiran beras mulai nampak bermunculan di tubuhnya, ia merasa jika tidak baik-baik saja dan memutuskan beristirahat sejenak untuk mengisi kembali tenaganya yang telah hilang setelah berjalan kaki selama seharian penuh.

“Lets rest for awhile,” perintah John padanya.

“Iya.”

John bersandar pada batang pohon sembari meraih ransel yang berisi persediaan makanan untuk mengeluarkan beberapa MRE dan air minum yang akan mereka santap, biasanya ia mencari beberapa ranting kering terlebih dahulu untuk memasak namun kali ini berbeda sebab ia merasa tidak ingin membuang tenaganya untuk hal-hal yang tidak penting.

“Here,” tukas John menyodorkan makanan padanya.

Jane mengambil makanan tersebut dari tangannya tanpa banyak berbicara, dia yang biasanya mengeluh agar makanannya dimasak terlebih dahulu kini hanya diam saja menyantapnya.

Dia pasti sangat kelelahan hingga berkeringat banyak kayak gitu. Ucap Jane dalam hatinya sembari menatapi lehernya.

“Are you sick?” tanya Jane yang khawatir akan kondisinya.

“No.”

“Really?”

“Ya.”

“Shall I massage you?”

“No.”

“How can I help you?”

“Quiet.”

Jane langsung cemberut setelah mendengar perkataan terakhir yang dilontarkan olehnya, dia hanya ingin membantunya agar perjalanan mereka menjadi lebih mudah dan John tidak harus merasa terbebani oleh hal itu.

Setelah sekitar setengah jam berlalu, John menyuntikkan opioid serta doping dengan diikuti menelan beberapa pil obat agar staminanya tidak menurun dengan drastis.

Ia kembali melanjutkan perjalanan tanpa tertidur terlebih dahulu, setelah seharian lebih berjalan kaki, akhirnya mereka sampai pada sebuah pemukiman warga yang terletak jauh didalam hutan belantara.

Jalur akses menuju pemukiman tersebut hanya bisa diakses melalui jalur udara ataupun oleh sepeda motor karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan bagi kendaraan seperti mobil menerjang rimbunnya pepohonan dan jurang-jurang yang sangat dalam, John menghampiri salah satu warga sekitar untuk bertanya mengenai jalan pintas untuk sampai ke kota.

Lihat selengkapnya