Lelaki Yang Dibawa Hujan

Wulan Kashi Dhamar
Chapter #1

Lelaki yang Muncul Bersama Hujan, Malang 2012.

Rama tidak melawan saat dua tangan menariknya untuk bangkit berdiri. Ia membuka mata dan melihat barang berserakan di depannya, tapi satu yang menarik perhatiannya. Fotonya di masa muda, dan seorang perempuan, yang membuat napasnya tercekat dan dadanya merasa buncah.

Rama berdiri tertatih, lalu menurut saat  dibimbing keluar ruangan. Berdiri terlalu cepat dari posisi berlutut membuat matanya sedikit kabur dan pandangannya gelap. Punggungnya membentur dinding koridor, dan ia membiarkan tubuhnya merosot ke lantai. Dua tangan itu berupaya menahannya tapi Rama menggeleng perlahan, meminta waktu untuk mengembalikan darahnya ke kepala.

Seorang perawat berjongkok di depannya, memeriksa pelipisnya yang berdarah. “Bapak dengar saya? Ada yang bisa dihubungi?”

Rama menggeleng, bukan karena tidak ada nomor yang bisa dihubungi. Tapi tidak ada yang perlu tahu ia di sini, seperti ini, dengan cara seperti ini.

Dari balik pintu yang sudah tertutup rapat, masih terdengar suara isak yang ditahan. Lalu satu kalimat, lebih seperti teriakan tertahan.

Lihat selengkapnya