Lentera di Sudut Hati

Oleh: Amrullah Ibrahim

Blurb

"Terkadang, kita terlalu sibuk menatap pintu yang tertutup, hingga lupa mensyukuri cahaya kecil yang telah kita nyalakan untuk orang lain."

Usia telah menginjak kepala tiga, namun bagi Yusuf, pintu rezeki dan karier seolah tertutup rapat. Cemoohan tetangga dan tekanan hidup perlahan meracuni hatinya, membuat iman yang dulunya kokoh mulai goyah. Puncaknya, ia kecewa pada takdir dan memilih berhenti melangkah ke masjid.

Di tengah keputusasaannya, hadir Pak Karim—seorang kakek renta yang mengingatkan Yusuf pada tugas sederhananya setiap maghrib: menyalakan lentera agar langkah para jamaah lansia tidak tersandung dalam gelap. Dari tugas sepele itulah, Yusuf tersadar bahwa rezeki bukan sekadar materi, melainkan doa-doa tulus dan kedamaian hati yang tak ternilai harganya.

Sebuah kisah spiritual yang mengharukan tentang arti sabar, keikhlasan, dan cara pandang baru dalam merajut husnuzhan kepada Sang Pencipta.

Lihat selengkapnya