Lilin Untuk Minora

Vitri Dwi Mantik
Chapter #20

Lilin untuk Minora

Setahun telah berlalu.

Musim berganti tanpa terasa.

Rumah tua itu masih berdiri di tempatnya, dengan cat dinding yang mulai memudar, pohon mangga yang semakin rindang, dan suara burung yang setiap pagi singgah di halaman.

Namun kini rumah itu tidak lagi sunyi.

Setiap bulan, ketujuh bersaudara selalu pulang.

Kadang lengkap.

Kadang hanya beberapa orang.

Tetapi selalu ada yang menyalakan lampu rumah itu.

Seperti pesan terakhir Bunda Aimah.

"Jangan biarkan rumah ini kehilangan suara anak-anak."

Hari itu adalah tanggal yang tak pernah dilupakan Nora.

Hari ulang tahunnya.

Usianya kini empat puluh tiga tahun.

Untuk pertama kalinya sejak berusia tujuh tahun...

Ia tidak bangun dengan perasaan kehilangan.

Pagi-pagi sekali Harun datang membawa kue.

Ratna membawa bunga melati.

Rudi memasang kembali foto keluarga di ruang tamu.

Lestari memasak nasi kuning.

Doni datang bersama anak-anaknya.

Rina menghias meja makan.

Rumah itu kembali dipenuhi tawa.

Bukan tawa yang dibuat-buat.

Melainkan tawa yang lahir karena mereka akhirnya benar-benar menjadi keluarga.

"Tiup lilinnya, Tante Nora!"

teriak keponakan-keponakannya.

Nora tertawa kecil.

Sudah bertahun-tahun ia tidak pernah merayakan ulang tahun bersama siapa pun.

Selama ini...

Ia selalu merayakannya sendirian.

Dengan tujuh batang lilin.

Sambil berharap suatu hari ibunya mengingat dirinya.

Kini...

Harapan itu telah menjadi kenangan.

Setelah makan malam selesai, Nora meminta izin sebentar.

Ia berjalan menuju kamar Bunda Aimah.

Tak ada yang mengubah kamar itu.

Cermin tua masih berada di tempatnya.

Lemari kayu masih berdiri kokoh.

Di atas meja kecil, masih tersimpan kotak kayu yang diberikan ibunya tiga puluh enam tahun lalu.

Kotak yang berisi sisa lilin ulang tahun ketujuh.

Nora membukanya perlahan.

Di dalamnya hanya tersisa satu batang lilin.

Lilin terakhir.

Yang selama ini selalu ia jaga.

Ia mengusapnya pelan.

Lalu tersenyum.

"Bunda..."

"Aku membawa pulang janji kita."

Lihat selengkapnya