Lipstik ~Novel~

Herman Siem
Chapter #30

Selamatkan Cinta Putri

"Aku tidak bisa, Ren!" sahut Parhan menolak rayuan Rena.

Pikiran Rena mungkin karena Nadira telah tiada, dirinya bisa menguasai hatinya Parhan. Tapi Parhan tetap tidak bisa, berkali-kali sentuhan dan pelukan hangat mencoba menggodanya.

"Nadira sudah tidak ada, Parhan! Apa yang bikin hatimu semakin keras untuk tidak menerimaku?" terduduk Parhan di kursinya.

Rena juga terduduk berhadapan lelaki yang dia tahu, bila dia sekarang ini tidak beristri lagi. Pikiran Rena, dirinya bisa lebih mudah untuk dapatkan Parhan.

"Nadira sudah tidak, Parhan!" lagi meyakinkan Parhan.

Tersenyum Rena beranjak bangun, dua tangannya lalu merangkul pundak Parhan serasa risih. Parhan beranjak bangun halus dirinya menolak untuk dipeluk Rena makin berusaha menggoda.

"Nadira memang sudah tidak ada, Ren. Tapi cinta Nadira masih ada disini," jemarinya sempat mengusap dada.

Setelan jas hitam dengan dalam kemeja putih dengan dasi merah tua. Bikin makin waspada Parhan agar lipstik merah dibibir Rena tidak lagi tertinggal.

Lihat selengkapnya