Hari ini album baru Alisha akhirnya rilis, tayang perdana di semua platform online digital. Dan malam ini Alisha akan membuat Showcase perdananya setelah peluncuran album. Tanpa disangka-sangka dalam waktu dua belas jam video musik Alisha berhasil ditonton 4 juta penonton, itu merupakan angka yang fantastis. Kesuksesan yang luar biasa, berhasil membayar kerja keras yang selama ini dia lakukan. Untungnya skandalnya waktu itu sepertinya tidak terlalu berpengaruh banyak.
Kini di hadapan ribuan orang, dia memamerkan apa yang dia kerjakan. Dengan musik perpaduan Pop dan Hiphop, Alisha bernyanyi dan menari sangat luar biasa. Semua orang terkagum-kagum dibuatnya. Dengan detil yang centil nan manis, penampilannya sukses dibicarakan hampir semua orang di sosial media. Lagunya yang begitu unik dan kuat membuat semua orang jatuh cinta. Ika berdiri di paling depan berjingkrak-jingkrak heboh melihat anaknya. Dan ternyata Kakek dan Nenek Alisha pun datang.
Satu jam pertunjukan berlangsung, teriakan dan tepukan tiada henti mengiringi penampilannya seakan mengakui betapa apik dirinya membawa suasana. Lalu tiba-tiba muncullah Fadli ke atas panggung. Alisha sengaja mengundang Fadli untuk membuat kejutan kepada para fansnya, walau mereka belum tahu kalau Fadli dan Alisha sedang berpacaran, namun dengan pertunjukkan ini itu semua mungkin akan terungkap. Menarilah mereka dengan energik dan penuh gairah, tatapan mata memang tidak bisa berbohong. Tarian balet mereka begitu mendayu-dayu, sangat romantis. Semua orang langsung dibuat terenyuh.
Penampilan pun ditutup dengan ucapan terima kasih dan lagu terakhir sebelum Alisha hilang di balik layar. Mendesah lega, dia langsung berjalan ke ruang ganti dan memeluk ibunya yang sudah menunggunya di sana.
“Kamu hebat sayang, anak mama hebat,” ucap Ika sambil berkaca-kaca. Dia tidak menyangka dirinya melahirkan seorang putri yang begitu berbakat dan hebat.
Wandi mendekati sang cucu, dia menepuk pundak Alisha, “Kakek bangga sama kamu,” ucapnya yang sontak membuat Alisha begitu senang dan memeluk kakeknya erat.
Sedangkan Risma di ujung sana terisak menangis, dia terharu melihat betapa hebat dan kerasnya Alisha bekerja.
“Nek,” Sapa Alisha.
“Kamu kok bisa Alisha?” tuturnya dengan nada serak.
“Hmm?” tanya Alisha.
“Itu keren banget sayang, nenek nggak tahu harus ngomong apa. Kamu begitu…, ah.”
“Apa Nek?” tanya Alisha hangat.
“Sempurna,” tutur Risma.
Alisha langsung tersenyum lebar dan memeluk neneknya erat, dia senang sekali hari ini.
“Lain kali pakaiannya jangan pendek-pendek ya Nak,” protes Risma yang membuat Ika tertawa kecil.
“Kakek setuju,” sahut Wandi.
Tak lama berselang, Fadli datang dengan membawa sebuah karang bunga yang tidak terlalu besar dengan mawar merah yang sangat cantik.
Alisha tersenyum dan berlari memeluk kekasihnya, “Ini buat aku?” tanyanya.
“Tentu dong,” jawab Fadli.
Fadli kemudian mengusap rambut Alisha hangat dan mencium pipi merah wanita itu. Bergandengan tangan mereka berdua menghampiri keluarga Alisha.
“Jadi ini yang namanya Fadli?” tanya Wandi.
“Saya Fadli Kek,” sapanya ramah sembari berjabat tangan.
“Baiklah kalau begitu, waktunya kita pulang sayang,” ucapnya pada Risma.
“Loh kok cuma sebentar?” tanya Ika.