LOVE, FAMILY, LAUGHTER

Deviannistia Suyonoputri
Chapter #19

KONFLIK

Mulut Ika sontak terbuka lebar, dia tidak percaya apa yang ia lihat. Jadi selama ini Mayang adalah tunangan Yudha? Pantas saja dia menyerangnya tadi, dia pasti sudah mengetahui semuanya. Gawat, ini gawat. Yudha, awas kalau sampai berita nyebar kemana-mana, gue patahin kaki lo nanti. Lagipula, bagaimana bisa Ika tidak mengetahui calon istri dan mantan suaminya itu, dia benar-benar bodoh. Sangking sibuknya dia tidak acuh pada permasalahan pribadinya.

Yudha yang melihat Ika mengerutkan dahi terkejut, “Ika?” tanyanya.

Ika memaksakan senyum agar tidak terlalu terlihat aneh, “Halo Yudha,” sapanya.

Yudha lalu melihat ke arah Mayang dan kembali lagi ke arah Ika, dia sedikit bingung dan salah tingkah. Dia belum pernah memperkenalkan mereka berdua dan ternyata, inilah yang terjadi. Takdir memang terkadang sangat lucu. 

Ika menghampiri Yudha dan Mayang, “Jadi ini tunangan kamu?” tanyanya.

“Ya, Mayang ini Ika, Ika ini Mayang,” tutur Yudha canggung.

Mayang dan Ika kemudian bersalaman.

“Tunggu,” cetus Yudha, “Kalian sudah saling kenal?”

“Kami ini teman satu sekolah loh, Yang,” jawab Mayang.

Yudha yang terkejut berkata, “Astaga, dunia ini memang kecil.”

Ika hanya tersenyum tanpa tahu harus bicara apa, dia bingung tapi sepertinya dia penasaran, “Kapan hari pernikahannya?” 

“Sebulan lagi,” jawab Mayang antusias sembari menunjukkan cincin berlian di jari manisnya. 

***

Lima belas menit kemudian mereka bertiga berada di sebuah restoran dekat lokasi podcast. Ika dengan muka betenya membuang wajah sambil menggoyangkan kaki menunggu anaknya datang, kesempatan ini sungguh sangat dimanfaatkan oleh mantan suaminya itu. Dia sengaja menghubungi Alisha untuk datang dan memperkenalkan kami pada calon istrinya. Sebenarnya, Ika tidak keberatan toh tidak ada lagi alasan dia untuk cemburu tapi kok bisa orang yang akan menjadi penggantinya adalah teman sekolahnya dulu.

Datanglah Alisha lima menit kemudian dengan pakaian rapi dan tas Birkin Hermesnya. Ika menaikkan alis melihat anaknya itu, sungguh luar biasa didikannya ini. Duduklah mereka berempat dengan suasana yang begitu canggung dan hening.

“Hmm,” Yudha mulai mengeluarkan suaranya, “Ok nggak usah banyak bicara deh, Alisha, papa mau memperkenalkan kamu dengan calon istri papa yang bernama Mayang.” 

“Halo Alisha,” sapa Mayang.

“Halo Tante,” jawab Alisha canggung.

“Alisha kami akan menikah sebulan lagi,” tutur Mayang yang sepertinya dikacangin oleh Alisha.

Alisha menoleh ke ibunya, “Ma, kayaknya hari ini aku pulang malam banget. Tolong nanti Pak Tono suruh cuci mobil sama baju-baju aku taruh di lemari saja.”

“Ok,” jawab Ika.

“Kamu sibuk banget ya Alisha, jaga kesehatan kamu sayang. Kalau sakit nanti kasian kamu,” ujar Yudha.

“Tenang Pa, semua aman.”

“Ngomong-ngomong Alisha,” sambar Mayang yang tidak mau kalah, “Kamu minum vitamin apa? Tante punya vitamin buat daya tahan tubuh kalau kamu mau, bisa tante kirim ke rumah.”

“Hehe,” Alisha terkekeh meledek, “Nggak perlu tante, saya punya banyak vitamin di rumah.” Alisha kemudian mengeluarkan ponsel dari tasnya.

“Wah, tas keluaran terbaru. Bagus banget, pasti mahal ya?” tanya Mayang yang tertarik melihat tas tersebut.

“Iya. Tiga kali tampil kebeli lah Tan.”

Lihat selengkapnya