"Bos, proyek kita di MegaStar mengalami penghambatan. Diduga hal itu dikarenakan lahan yng kita pakai diklaim milik pihak MBV. Pihak MBV memperjelas bahwa mereka adalah pemilik sah dari lahan tersebut dan mereka menentang pembangunan MegaStar disana"
Jabar laporan dari anak buah Robert.
"MBV?? Bukankah perusahaan itu hampir bangkrut?
Bagaimana bisa mereka memiliki kuasa untuk mengeklaim lahan yg sudah dibeli RETRO GROUP"
Ucap Robert penuh keheranan.
"Saya menduga ini ada kaitannya dengan Mr.X bos. Karena saat saya menyelidiki kasus sebelumnya saya mendapati jejak Mr X disana, ia ketahuan menyelundupkan uang sebesar 500 juta rupiah dari kegiatan bisnis yg dilakukan oleh Antonio ....saya juga belum tau pasti dia tahu dari mana tentang kegiatan gelap kita tersebut, tapi yg pasti dia telah mengelabuhi orang orang suruhan Antonio."
"Brengsek!! ...lalu apa hubungannya semua ini dengan MBV??"
"Setelah kami telusuri ternyata dana 500 juta itu dipakai buat mensponsori MBV, dan hal yg lebih mengagetkan lagi bukan kali ini saja, Mr.X juga diduga memberikan investasi yg cukup besar untuk mendanai MBV selama ini. Itu sebabnya MBV kini mulai bangkit dari kemerosotan nya"
"Kalau begitu lacak orang orang yg terlibat didalam nya, beri tekanan pada mereka, buat mereka membuka suara. Kita harus mendapatkan informasi tentang Mr.X itu dengan segera." Perintah Robert.
"Baik bos!"
"Satu hal lagi, pastikan tidak ada yg mengetahui gerak gerik kalian selama menjalankan tugas. Jika ada sesuatu yg mencurigakan segera beritahu saya" tegas Robert
Ia hanya ingin memastikan bahwa Aslan menurutinya untuk tidak ikut campur urusan Abarra. Ia mewanti wanti kemungkinan itu.
"Baik bos laksanakan!"
Dengan semua informasi yang sudah didapat nya, Robert pun melaporkan nya kepada tuan Abarra.
"Kurang ajar!" Sentak Abarra dengan memukul badan meja.
"Berani sekali MBV! Perusahaan kecil itu ingin melawan RETRO GROUP?? Jangan mimpi!!" Abarra sangat marah.
"Selidiki semua yg berada dibelakangnya , usut sampai ke akarnya. Jika ada diantara mereka yg masih bermitra dengan kita PUTUSKAN KERJASAMA KITA DENGANNYA! buat mereka menyesal sudah berani menantang seorang ABARRA!! Teriaknya dengan mata merah.
"Terkhusus untuk Mr.X...temukan dia segera! Bawa dia kehadapanku. Aku ingin aku sendiri yang memberi pelajaran padanya." Imbuhnya lagi.
___________________________________
POV: Raiya Abarra
Perasaanku semakin kacau saat mobil sedan putih itu mulai berjalan mendekatiku. Ketakutan itu semakin mengisi Sukma, saat cahaya lampu tembak nya menyilaukan mata.
Jantung ku berdetak cepat seolah terasa copot,
tubuhku gemetar..
Saat ku tahu mobil itu bergerak semakin dekat.
Ku pejamkan mata mulai pasrah, kupersiapkan diri bahwa ajal telah menjemput ku....
Braakkkk!!!!
Suara hentakan itu memekikan telinga.
Mobil sedan itu menabrak BMW ku dengan keras!
Tubuhku terasa melayang, kupalingkan wajahku dari pecahan kaca yg berterbangan. Tubuhku terhentak dengan keras, takut kurasakan lagi sakit yg mungkin tubuhku ini sudah dipenuhi oleh luka.
Sejenak aku pikir sudah berpindah alam.
Kubuka kan mataku secara perlahan, dengan tubuh yg sudah terasa mati aku coba untuk bangkit, namun tubuh ini tak dapat kugerakan .
Dengan samar samar aku melihat seorang pria keluar dari mobil sedan itu, dengan langkah goyah dan tubuh yg juga berdarah ia mendekatiku.
Saat ingin memastikan wajahnya mataku terasa semakin berat, tapi aku mampu mengenali seluit wajah pria itu. Pria yg sangat aku kenal, saat aku ingin memastikan nya lagi pandanganku semakin buram dan meredup..