Lucif Eater

Hasan Danakum
Chapter #3

Surat

Hari Minggu selalu terasa lebih panjang bagi karyawan non sif. Bagi Naka, itu berarti kesempatan untuk bermalas-malasan dan berpura-pura lupa pada mimpi-mimpi aneh yang menghantuinya. Namun Kian mengajaknya ke kota. Tempat di mana jauh dari hiruk pikuknya asap pabrik dan kendaraan.

 

“Aku yang traktir deh,” kata Kian yang beberapa menit lalu tiba-tiba datang ke kosan Naka.

“Males,” jawab Naka singkat sambil merebahkan kembali tubuhnya.

“Aku yang boncengin. Kamu cukup duduk manis. Sampai di sana, tinggal makan,” Kian menarik tangan Naka.

Naka pun terbangun dan berkata, “Orang mah hari minggu ajak ceweknya makan.”

“Masih muda nikmatin dulu masa lajang. Lagian aku kan sering bilang kalau aku gak mau pacaran. Lebih baik kalau cocok, langsung nikah.”

Naka mendecak pelan. Hanya Kian satu-satunya teman dekatnya di kota Sawara—orang pertama yang ia kenal sejak merantau, dan satu-satunya yang masih bertahan sampai sekarang. Mau tak mau, Naka akhirnya ikut ajakan Kian.

Satu jam kemudian, mereka tiba di pusat kota. Alun-alun yang selalu ramai didatangi oleh warga. Sementara jalan di sisi utara, dipenuhi oleh deretan tempat makan. Dan jadi salah satu jalan paling ikonik di kota ini.

“Kita makan di sini aja ya,” kata Kian sambil menunjuk ke sebuah restoran.

“Kelihatannya mahal,” ujar Naka ragu.

Tapi Kian tidak menanggapi dan lebih dulu melangkah masuk.

Mereka duduk di dekat jendela. Kian memesan dan tak lama, dua porsi makanan datang beserta dua gelas jus jeruk. Naka sempat memperhatikan sebentar hidangan di depannya sebelum mulai makan. Saat Naka mulai satu suap, terdengar suara ribut dari luar.

Naka menoleh ke arah jendela.

Seorang perempuan terjatuh setelah bertabrakan dengan pria tinggi berjubah hitam, topi bundar hitam, dan juga sarung tangan hitam. Ia tampak meminta maaf sambil membantu perempuan itu berdiri. Namun saat membantu perempuan itu berdiri, pria itu melihat ke arah dalam restoran. Tepatnya, ke arah Naka.

Seketika Naka menelan potongan daging di mulutnya tanpa sempat mengunyah dan tersedak.

Lihat selengkapnya