LUKA HATI SEKON DAN KARTA

Oleh: Langit Berawan

Blurb

Sekon Dewandaru dan Karta Raditya datang ke Jakarta ingin tahu rasanya mengunyah debu jalanan, mengenakan dasi murahan yang mencekik leher mereka seperti tali tiang gantungan.

Kapan pun cinta selalu membuat lelaki menjadi tolol, dan ambisi jabatan membuat sepasang sahabat sejati sepenanggungan dari desa ini saling mengasah pisau di balik punggung masing-masing.

Lalu malam jahanam itu datang, ketika sepasang suami-istri konglomerat mati, memindahkan noda merah ke kemeja putih dua bedebah yang salah tangkap.

Di dalam sel penjara yang pengap oleh bau kencing dan penyesalan, mereka akhirnya sadar bahwa hukum di kota ini lahir dari rahim pelacur tua, tak akan ada keadilan bagi si lemah seperti mereka.

Kini, dengan hati luka yang bernanah di dada, mereka harus memilih: mati membusuk sebagai kotoran kota, atau mengamuk membalaskan luka hati.

***
Sebuah novel yang terinspirasi dari balada salah tangkap dalam puisi "Mata Luka Sengkon Karta" Karya Peri Sandi Huizche.
(Langit Berawan)

Lihat selengkapnya