LUKA HATI SEKON DAN KARTA

Langit Berawan
Chapter #5

BAB 5. MUNCULNYA SANG SERIGALA BETINA

Jika Lintang adalah setetes embun yang tersesat di lantai gedung, maka Viona adalah belati berlapis racun yang disembunyikan di balik blazer kerja mahal. Sebagai Direktur Pemasaran, perempuan itu tidak berjalan menyusuri koridor Tahir Group, ia berpatroli seperti serigala betina yang sedang mengukur luas wilayah buruannya. Langkah sepatunya di atas lantai geranit selalu ketat dan ritmis, sejenis ketukan yang sanggup membuat jantung para staf bawahannya mendadak berhenti berdetak.

Viona adalah anak dari adik kandung Om Tahir, tumbuh dengan sepasang mata elang yang selalu lapar akan pengakuan dan haus akan kekuasaan tertinggi. Ia memoles bibirnya dengan gincu merah menyala sewarna darah segar, sebuah penegasan bahwa di dunia bisnis yang kejam ini, ia siap mengunyah siapa saja. Di kepalanya, Tahir Group adalah sebuah mesin raksasa yang tetap hidup dan mendatangkan uang miliaran karena kerja keras otak dan kelicikan strateginya.

Dialah yang memenangi tender-tender besar, memalsukan laporan promosi, dan menyuap para pejabat dinas demi meloloskan izin perluasan pabrik perusahaan. Namun, setiap kali mengingat posisi Lintang di dalam bagan organisasi perusahaan, dada Viona selalu bergemuruh oleh rasa benci yang bernanah.

Di mata Viona, Lintang hanyalah sekerat daging tolol yang beruntung lahir dari rahim Tante Sofia dan memenangkan status sebagai anak kandung semata wayang.

"Perusahaan ini akan hancur jika jatuh ke tangan gadis yang bahkan menangis saat melihat kecoak mati di toilet," umpat Viona dalam hati setiap kali rapat direksi usai.

Rasa tidak adil itu tumbuh subur di kepalanya, menjelma menjadi obsesi gelap untuk menendang Lintang keluar dari silsilah ahli waris menara kaca ini.

Lihat selengkapnya