Ma, Pa. Hari ini aku ulang tahun

Oleh: Langgeng Ikhtiar Pribadi

Blurb

Bagi Abid, rumah peninggalan orang tuanya di Bekasi kini tak lebih dari sebuah kotak sepi yang dihuni gema masa lalu. Sepuluh tahun sejak kepergian Bapak, Abid mengubur seluruh mimpinya sedalam jutaan meter.

Ia memeras keringat sebagai buruh kontrak hingga pengemudi ojek online demi menopang ekonomi keluarga. Saat sebuah pekerjaan tetap di dapur restoran berhasil ia raih di tahun 2025, badai baru justru datang merenggut Mamanya.

Kini, di tengah duka yang belum pulih dan kesendirian yang semakin dalam, tubuh Abid mulai mengkhianatinya. Rasa ngilu yang mengunci sendi, lelah yang menguras energi, serta ruam merah serupa kepakan sayap kupu-kupu di wajahnya dianggap sekadar kelelahan biasa. Ia belum tahu, bahwa sistem imunnya sedang membakar raganya sendiri dari dalam.

Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-31, sebuah vonis medis membawanya bersimpuh di depan gundukan tanah makam orang tuanya. Di sanalah, di bawah langit yang sama, seluruh topeng ketegaran yang ia pakai selama sepuluh tahun runtuh bersama sebuah bisikan paling jujur: "Ma, Pa. Hari ini aku ulang tahun... dan aku sakit."

Lihat selengkapnya