Madu yang Beracun

Dara Kirana
Chapter #15

Bab 15 | Jasmine Hamil

"Kenapa? Kau terkejut?" Setelah berkata demikian Embun beranjak meninggalkan Lintang. Lelaki itu tidak tinggal diam, ia mengejar istrinya dan melupakan rasa malunya.

"Embun!" Lintang menarik lengan istrinya. Namun, Embun menghempas tangan Lelaki itu dan segera berlari.

"Embun tunggu!"

Lintang berhasil menangkap tubuh Embun dan segera memeluknya. Wanita itu memberontak. Namun, Lintang tidak melepaskannya. "Embun, Embun, tolong dengarkan aku."

"Tidak mau! Lepaskan aku!" Embun memukul-mukul dada Lintang.

"Embun, tolong."

"Lepaskan aku!"

"Embun tolong maafkan aku, aku tidak segaja, aku sungguh tidak tau." Lintang mengeratkan pelukannya, sementara Embun tergugu dalam pelukan lelaki itu.

Satu bulan kemudian ….

Embun duduk di meja makan menunggu yang lain turun, matanya menatap hidangan makanan yang dimasak Tuti dan bi Marsinah. Setiap makan yang masuk ke dalam mulutnya terasa hambar, bukan karena makanan tersebut sungguh tidak ada rasa, tetapi suasana rumah itu yang membuatnya hambar.

Embun tidak nafsu makan, ia makan hanya untuk agar tetap hidup sebelum Tuhan memanggilnya pulang, setidaknya ia tidak menyiksa dirinya sendiri.

"Mana Jasmine?" tanya Embun karena melihat Lintang turun sendirian.

"Istirahat di kamar, dia lagi tidak enak badan," jawab Lintang sambil menarik kursi lalu duduk.

Embun pun mengambilkan suaminya makan. Sudah lama ia tidak melakukan itu semenjak kehadiran Jasmine.

"Terima kasih," ucap Lintang setelah menerima makanan yang diberikan Embun.

"Iya."

"Bi, tolong bawakan makanan ke kamar istri saya." Lintang memanggil bi Marsinah dan memerintahnya.

"Baik, Tuan." Bi Mar patuh.

Bi Mar membawa nampan berisi makanan ke kamar Jasmine, sementara Lintang dan Embun sarapan berdua di meja makan sebelum melanjutkan aktivitas masing-masing.

"Tuan!" Bi Mar teropoh menuruni anak tangga, wajahnya terlihat panik. Embun dan Lintang langsung berdiri, menghentikan sarapan mereka.

"Nyonya Jasmine, Tuan," ujar bi Mar dengan napas tersengal.

"Jasmine kenapa?" Lintang bertambah panik dan segera berlari menuju kamar Jasmine.

Di dalam kamar mandi Jasmine memuntahkan isi perutnya yang hanya berupa air. Wanita itu mual ketika mencium bau makanan yang di bawa oleh bi Mar. Ia tidak tahu apa yang terjadi, tubuhnya lemas.

Lihat selengkapnya