Makam tempat kami bermain

Oleh: Scorpio19

Blurb

Mereka berempat sering sekali bermain di pemakaman umum itu, mereka terbiasa main disana malam ataupun siang..sampai suatu malam tiba mereka berencana Bermain petak umpat, ajo dan ferdy bersembunyi di balik batu Nisan, agung yang jaga, dan pardi bersembunyi di bawah pohon besar, mereka berempat asik bermain, sampai lupa jam menjukanan pukul 23.18, ajo dan ferdy di temukan oleh agung, tinggal Pardi belum juga di temukan akhirnya menjelang malam mereka bertiga ajo,ferdy, dan agung mencari keberadaan Pardi, belum juga di temukan...saat itu Pardi melihat mereka bertiga dan pardi mencoba memaggil mereka sambil meledek dan bersembunyi, tapi mereka bertiga belum juga menydari keberatan Pardi.
Ajo : Pardi kamu dimana udahan yuk dah malem, Keluar sekarang
Pardi : hahaha...masa gini ajah gak ketemu
Agung : Pardi orang tua kita pasti nyariin
Pardi : ku kerjain kalian
Agung : lho kok sejak kapan ada taman kanak-kanak disini ada ayunan dan prosotan
Ajo dan ferdy pun bingung, lah iya kok bisa ada sejak kapan ya !!
Tiba-tiba mereka bertiga mendengar suara Pardi : woy ayo pulang
ternyata Pardi sudah di luar pagar pemakaman dan mereka bertiga pun kaget, kapan Pardi jalan kesana mereka bertiga tidak ada yang melihat, dan mereka baru saja akan beranjak ke arah Pardi, eh ada yang tertawa pelan dan menangis, mereka bertiga pun menoleh ke arah belakang ternyata ada sesosok wanita sedang berayun-ayun rambut panjang wajah pucat matanya menakutkan, sambil menatap mereka bertiga, akhirnya mereka semua lari secepatnya ke arah Pardi.
Pardi : kalian kenapa sih
Ajo : udah Jangan banyak tanya ayo lariiiii...
Akhirnya mereka berempat pun pulang ke rumah masing-masing sesampainya di rumah mereka semua kena marah orang tua karena mereka pulang sudah jam 01.20 tengah malam, mereka ketakutan dan tidak bisa tidur, sampai keesokan harinya mereka bercerita kepada kluarga masing-masing tapi justru malah di marahi karena main tidak ingat waktu, mereka berempat bertemu di warung biasa mereka nongkrong, dan banyak bercerita, rencananya mereka akan mengecek pemakaman untuk melihat taman kanak-kanak yang semalem mereka lihat, sampai di pemakaman mereka sama sekali tidak melihat adanya taman kanak-kanak apalagi ayunan dan prosotan tidak ada sama sekali, makin merindinglah mereka sambil berlarian kluar dari area pemakaman,
Apakah mereka berempat masih akan bermain di pemakaman tersebut ?

Lihat selengkapnya