Blurb
"Selama masih ada yang mengingat, tidak ada seorang pun yang benar-benar hilang."
Desa itu pernah memiliki nama lain, dan tak seorang pun mengingatnya.
Ketika Hadi Prasetyo meninggal, putrinya, Nadia, pulang untuk menghadiri tujuh malam takziah. Yang ia temukan bukan hanya duka, melainkan jejak sebuah penyelidikan yang telah menghabiskan hidup ayahnya.
Buku harian, kaset-kaset lama, foto-foto yang berubah, dan nama-nama yang perlahan lenyap dari ingatan semua orang.
Semakin jauh Nadia menelusuri catatan itu, semakin jelas bahwa seluruh warga desa sedang menyembunyikan tragedi yang terjadi tiga puluh tahun silam, tragedi yang membuat seorang guru muda dihapus dari sejarah, sementara desa memilih hidup dengan masa lalu yang telah dipalsukan.
Tetapi sejarah selalu menemukan jalannya untuk kembali.
Dan ketika satu nama mulai diingat... seluruh kebohongan akan runtuh bersamanya.