Blurb
Di balik kepulan uap nasi uduk dan daster batik yang sudah menipis, tersimpan sebuah rahasia besar yang lebih gurih daripada santan buatan Mamak.
Seorang pemuda miskin dengan kehidupan yang sangat sederhana, berusaha menjadi penghibur kala pagi untuk ibunya yang sedang sibuk membungkus nasi uduk untuk dijual. Ditengah keramaian pembeli, Wawan melihat seorang wanita misterius memanggilnya.
"Ini ada surat wasiat dari bapakmu."
"Warisan?"