Gelap,
ini di mana?
Aku tidak bisa merasakan apapun yang ada di sekitarku, kecuali rasa bahwa aku bisa bergerak.
Mungkin aku melayang dan apakah melayang adalah kata yang tepat? Aku sendiri tidak tahu.
Aku mencoba bergerak bebas mengikuti keinginanku saja. Pada awalnya, ini terasa gamang karena aku sendiri tidak tahu apa yang aku lakukan. Namun, aku mencoba membuat dorongan ke depan, lalu ke belakang, ke atas dan terakhir ke bawah.
Ternyata benar, di sekelilingku ini kosong.
Lagi-lagi, aku di mana?
Aku bergerak lagi, lebih jauh dari yang tadi. Kali ini aku hanya mendorong diriku.
Entah sampai kapan.
Entah sampai di mana.
Aku terus bergerak sampai aku bisa merasakan sesuatu yang lembut melewatiku. Sesuatu itu seperti mengalir ke dalam diriku, lalu membawaku bergerak entah kemana.
Aku tak melawan.
Aku membiarkan diriku patuh.
Aku menyusuri kegelapan tak berujung. Hanya kegelapan, tidak ada yang lain.
Setelah sekian lama.
Aku sempat bertanya-tanya, untuk apa aku ada?
Dan, mengapa sesuatu itu masih membawaku, padahal sudah tahu kami hanya bergerak dalam kehampaan.
Setidaknya itu yang kualami.
Kemudian, aku merasakan satu hal lainnya yang berbeda dari sebelumnya.