Blurb
Firla Dyah Rahayu bekerja sebagai jurnalis di SUDUT, media kecil yang lebih sering mengejar berita yang tidak dianggap penting oleh media besar.
Awalnya tidak ada yang istimewa. Ia menulis soal buruh, menghadiri diskusi, membaca laporan, lalu pulang ke rumah.
Sampai beberapa mahasiswa mulai menghilang.
Beritanya kecil. Hanya beberapa paragraf. Tidak masuk berita utama. Sebagian bahkan hilang begitu saja dari internet.
Firla mulai mencari tahu.
Dari satu nama ke nama lain, dari arsip lama ke berita yang sudah dihapus, ia menemukan sesuatu yang jauh lebih besar daripada kasus orang hilang. Ada aktivis yang pernah diberitakan, lalu dilupakan. Ada orang-orang yang mengawasi gerakan mahasiswa. Ada jaringan yang selama ini bekerja tanpa banyak diketahui siapa pun.
Dan di antara semua nama itu, ada satu nama yang terus muncul.
Manggala.
Tidak ada yang benar-benar tahu siapa dia.
Bahkan Firla belum tahu apakah ia sedang mencari seorang manusia, sebuah kelompok, atau sesuatu yang sudah jauh lebih besar dari keduanya.