Mantan Suami Ingin Rujuk Setelah 3 Tahun Bercerai

Best Siallagan
Chapter #4

Tanda Tangan Kebebasan

Adrian terpaku di tengah ruang makan. Isi kepalanya carut-marut. Sejak kapan Erika Walters menjadi seberani itu? Apakah ini karena kejadian ranjang tadi malam? Sial. Pikiran bahwa Erika mungkin memiliki pria lain di luar sana mendadak memicu rasa tidak terima yang membakar dadanya.

"Hari ini aku senang sekali! Akhirnya hama pembawa sial itu menyingkir," ceracau Mary, membuyarkan lamunan Adrian. Dengan wajah semringah, ibu tirinya itu kembali menyantap steaknya yang sempat tertunda.

Juliet mengekor di samping ibunya. "Tapi Ibu, dia menolak semua uang tunjangan. Bagaimana kalau nanti dia miskin lalu merangkak kembali ke sini?"

Mary terkekeh rakus. "Malah bagus! Setidaknya dia tahu tempatnya adalah di bawah telapak kakiku. Kalau dia berani kembali, aku akan menambah beban kerja rumah tangganya dua kali lipat!"

Adrian muak mendengarnya. Ia berbalik pergi. Mary selama ini memperlakukan Erika bak pelayan asing hanya sebagai dalih agar Erika bisa menumpang gratis. Mereka lupa, Erika adalah istri sah di rumah ini.

"Hei, Adrian, tunggu!" panggil Mary di ambang pintu. "Pastikan besok kamu datang tepat waktu ke kantor pengadilan. Ibu akan mengunjungi keluarga Evans besok. Setelah semua beres, kamu bisa langsung merencanakan pernikahanmu dengan Felicia, oke?"

Adrian tertegun. Langkahnya gamang. Bukankah ini yang ia impikan? Menikahi Felicia Evans. Tapi mengapa hatinya sedingin es?

"Kurasa kita harus menundanya dulu," jawab Adrian ketus. "Jika media tahu aku menikah lagi dalam sehari, reputasi Hart Group akan hancur karena skandal perselingkuhan."

Mary menimbang-nimbang. "Kamu benar. Baiklah, kita beri jeda satu atau dua minggu."

"Dua minggu terlalu singkat. Setidaknya satu bulan," potong Adrian dingin.

"Satu bulan?!" Mary membelalak shock. "Itu terlalu lama! Ibu tidak mau menunggu!"

Rahang Adrian mengeras. "Kalau begitu, kenapa tidak Ibu saja yang menikahi Felicia?"

Lihat selengkapnya