Mantan Suami Ingin Rujuk Setelah 3 Tahun Bercerai

Best Siallagan
Chapter #11

Pertemuan tak Terduga di Mall

Ethan dan Cassandra melangkah santai menyusuri lorong supermarket, memilah satu per satu bahan masakan sesuai daftar menu Tiongkok yang rumit. Ethan melirik wajah masai adiknya lalu berkata tanpa emosi,

"Ingat, Casey. Aku yang akan menentukan apakah kamu boleh pergi ke kelab malam lagi atau tidak, tergantung pada rasa masakanmu nanti. Jadi, kusarankan buatlah yang enak."

Cassandra hanya memutar bola matanya jengah dan terus melempar sayuran ke dalam keranjang belanjaan dengan dongkol.

Di sisi lain, Erika sudah berdiri di depan meja kasir untuk membayar. Ia menyerahkan kartu debit pemberian Mary kepada petugas kasir wanita di sana. Namun, saat digesek, mesin otomatis langsung mengeluarkan bunyi peringatan. Transaksi ditolak.

Petugas kasir itu menatap Erika, lalu berkata dengan sisa sopan santun yang dipaksakan, "Nona, kartu Anda menunjukkan saldo tidak mencukupi. Apakah Anda memiliki uang tunai atau kartu lain untuk membayar?"

Erika tertegun. Ia berpikir mungkin nominal barang yang dibelinya sedikit terlalu banyak. "Bisa tolong sisihkan beberapa barang terlebih dahulu?" pintanya cemas.

Petugas itu menyisihkan sebagian barang dan mencoba menggesek kartu itu kembali, namun layar monitor tetap menampilkan tulisan yang sama: Saldo Tidak Mencukupi. Erika mulai panik. Ia tidak membawa uang tunai sebanyak 20 ribu dolar di dompetnya.

"Tolong coba sekali lagi. Aku akan menghubungi ibu mertuaku untuk mentransfer uangnya sekarang," ucap Erika buru-buru. Ia merogoh ponselnya dan mencoba menelepon Mary, namun panggilan itu sama sekali tidak tersambung. Nomornya sengaja diabaikan.

Keringat dingin mulai membasahi punggung Erika. Antrean di belakangnya sudah mengular panjang, dan para pelanggan yang tidak sabaran mulai melontarkan keluhan serta gerutuan kasar karena merasa waktu mereka terbuang.

Melihat hal itu, wajah petugas kasir wanita itu langsung berubah ketus. Sopan santunnya menguap total. "Nona, kartu Anda terus mengulang penolakan yang sama. Pilihannya hanya dua: Anda kembalikan semua barang ini ke rak, atau aku akan memanggil petugas keamanan untuk menyeretmu keluar."

Ia langsung melabeli Erika sebagai salah satu tipe orang miskin yang sok kaya, yang nekat berbelanja banyak tanpa tahu diri bahwa kartunya tidak memiliki saldo.

Ethan dan Cassandra yang baru saja tiba di area depan terhenti melihat antrean panjang yang macet total. Mereka berjalan mendekat untuk melihat kekacauan apa yang sedang terjadi. Tanpa perlu bertanya, mereka langsung paham situasi dari omelan para pelanggan yang menggerutu di sekitar mereka.

Cassandra menatap Erika yang berdiri mematung dengan wajah pucat dan mata yang berkaca-kaca, tampak seperti akan menangis kapan saja. Rasa iba seketika mengetuk hati Cassandra. Tanpa pikir panjang, ia melangkah maju dan mengeluarkan kartu kreditnya sendiri dari dalam tas.

"Pakai kartuku saja. Aku yang akan membayar seluruh belanjaannya," ujar Cassandra lantang, menyodorkan kartunya pada petugas kasir.

Lihat selengkapnya