Mantan Suami Ingin Rujuk Setelah 3 Tahun Bercerai

Best Siallagan
Chapter #16

Kejutan di Lantai Dansa

Erika menatap Felix santai. "Kami hanya saling mengenal secara kebetulan."

"Oh, begitu rupanya. Kebetulan sekali, Erika, sore ini kami mau bersantai ke kelab malam. Mau ikut?" tawar Felix.

Erika yang belum pernah menginjakkan kaki ke kelab malam karena kekangan keluarga Hart dulu langsung mengangguk penasaran. Mereka bertiga mengemas barang dan menuju lift pribadi ke parkiran bawah tanah. Mereka memakai mobil Felix karena setelah ini akan pulang bersama, sementara Ethan rencananya akan memanggil sopir pribadinya nanti.

Felix menyetir, Ethan di depan, dan Erika di kursi belakang. Di sepanjang jalan mereka mengobrol santai. Ethan sesekali mencuri pandang ke arah Erika melalui kaca spion tengah, tanpa tahu bahwa Erika menyadarinya.

Begitu tiba di kelab, manajer yang mengenali Felix langsung mengarahkan mereka ke stan VIP dekat lantai dansa. Musik berdentum kencang, namun sekat kaca tebal mampu meredam sebagian kebisingan. Felix duduk duluan, Erika di seberangnya, dan Ethan memilih duduk di samping Felix agar Erika tidak merasa canggung.

Sembari menunggu minuman, Felix memajukan tubuhnya dan bertanya jenaka, "Jadi, katakan dengan jujur. Bagaimana kalian bisa saling kenal?"

Erika sempat berputar-putar sebelum akhirnya mengalah, "Kami bertemu sekitar dua tahun lalu karena insiden di supermarket..." Erika menceritakan garis besarnya, namun sengaja tidak membahas bagian Ethan memecat kasir karena dianggap tidak penting.

Felix menoleh ke arah Ethan, terkejut. Sahabatnya yang terkenal dingin ini ternyata pernah menolong adiknya? Di saat yang sama, ia menangkap senyum tipis di wajah Ethan saat menatap Erika.

Saat minuman datang, ponsel Felix bergetar karena telepon darurat dari sekretarisnya. Ia pun meminta izin menjauh sejenak, menyisakan Ethan dan Erika berdua.

Merasa terus ditatap, Erika akhirnya menoleh langsung. "Ya, Tuan Anderson? Ada yang bisa kubantu?"

"Ya, aku membutuhkanmu," kalimat itu nyaris lolos dari bibir Ethan, namun ia segera mengendalikan diri. "Aku... aku hanya penasaran apa kamu mau berdansa?"

Erika sempat heran dengan tatapan intens Ethan, namun ia akhirnya tersenyum dan mengangguk, "Ya, tentu saja."

Lihat selengkapnya