Qoutes:
"Niat baik itu belum tentu dibalas baik.
Kadang malah dibalas gosip satu kompleks."
Kalau orang bilang habis kerja keras itu badan pegal...
Berarti orang itu belum pernah jadi panitia acara kampus.
Sumpah...
Setelah Malam Temu Kangen selesai dengan sukses,
badan gue rasanya kayak habis digiling truk tronton.
Untungnya...
Pak Dekan ngasih dispensasi.
Seluruh panitia dibebaskan dari kuliah sehari penuh.
Nah...
Ini baru kebijakan yang layak diperjuangkan.
Gue langsung pulang ke kos.
Begitu sampai kamar...
Tas gue lempar.
Sepatu gue tendang entah ke mana.
Jaket gue jadi bantal.
Lalu...
"Braak..."
Gue tumbang di kasur.
Belum lima menit...
Tidur gue udah kayak orang pingsan.
Kos gue sederhana
Jaraknya dari kampus antara lumayan sama nggak.
Kalau jalan kaki...
Lumayan.
Kalau naik motor...
Ya nggak jauh-jauh amat.
Di sana ada tujuh kamar.
Isinya mahasiswa rantauan semua.
Dan...
Entah kenapa...
Sebagian besar penghuni kos itu udah nggak sendirian lagi.
Ada yang tiap malam didatengin pacarnya.
Ada yang pacarnya hampir nggak pernah pulang.
Istilah kerennya...
"Kumpul anu."
Tau sendiri lah maksudnya.
Gue?
Ogah.
Bukan karena nggak laku.
(Eh... kayaknya sedikit ngaruh juga, sih.)
Tapi lebih karena dari kecil bokap sama nyokap selalu ngajarin...
Kalau ada hal yang belum waktunya...
Ya jangan dipaksa.
Lagian...
Kalau mau kumpul-kumpul...
Gue lebih milih ngopi sama anak-anak CSC.
Lebih seru.
Lebih banyak ketawanya.
Lebih sedikit dramanya.
Di ujung lorong kos ada satu penghuni lain.
Seorang ibu sekitar lima puluh delapan tahunan.
Beliau tinggal sendirian.
Katanya sih...
Menurut gosip penghuni kos...
Suaminya kabur sama perempuan yang jauh lebih muda.
Benar apa nggaknya...
Gue juga nggak pernah nanya.
Buat gue...
Itu urusan beliau.
Masih setengah tidur...
Samar-samar gue dengar suara motor.
"Tek..."
"Tek..."
"Tek..."
"Tek..."
Berkali-kali distarter.
Nggak hidup juga.
Gue buka mata sebelah.