Kesadaran Lana mulai timbul tenggelam. Ruang rumah sakit yang putih perlahan berubah menjadi padang rumput yang luas dalam penglihatannya.
Di sana, ia melihat sosok Mama saat masih muda, tersenyum lebar sambil merentangkan tangan ke arahnya.
"Mama?" bisiknya dalam igauan. Tangannya menggapai-gapai udara kosong.
Namun, setiap kali Lana melangkah mendekat dalam halusinasinya, sosok itu semakin menjauh.