Mata-Mata Biru

Marsilea Alida
Chapter #30

H+4 | Mengurai Benang Merah

Apa yang Kak Alia lakukan di kamarnya tadi adalah petunjuk terbesar dari semua peristiwa aneh yang aku alami di rumah ini. Dia jelas-jelas berbicara dengan seseorang. Itu bukan hantu dan selama ini bukan hanya aku yang menyadari keberadaan sosok itu, anggota keluarga Gara pasti juga tahu bahwa dia ada. Bahkan kemungkinan merekalah yang berusaha menyembunyikan sosok itu dan membohongiku.

Memang ada yang janggal dengan rumah ini. Aku yakin ada alasan kenapa aku hanya bisa melihat dan merasakan keberadaan sosok di bangunan depan saja. Ada sesuatu tentang bangunan bergaya Indis itu. 

Sudah masuk tengah malam saat aku membuka tablet untuk membaca ulang semua pesan Mata-mata Biru. Hanya ada suara jangkrik yang menemaniku. Dari surel pertama, aku tidak bisa menemukan apa-apa, itu hanya peringatan. Surel kedua, ada kronologi kejadian, tetapi itu jelas menunjukkan bahwa keluarga Gara tidak bersalah. 

Jikapun ada anggota keluarga Naratama yang membunuh kakak Mata-mata Biru, hari itu, dimana keluarga Gara menaruh mayatnya? Atau setidaknya jika dia masih hidup, dimana dia di sekap? Bukankah ayah angkat Mata-mata Biru sudah melakukan penggeledahan di rumah ini?

Di pesan ketiga, gerakan jariku terhenti tatkala menemukan kembali gambar peta rumah ini. Lama aku menatap peta itu. 

Lihat selengkapnya