Mata-Mata Biru

Marsilea Alida
Chapter #29

H+4 | Monolog

Oleander (Kematian)

Oleander adalah bunga yang mengandung racun. Bunga ini dimaknai orang-orang pada era Victoria sebagai bunga berbahaya karena racun di dalamnya. 

Perasaan getir menyusupi diriku usai membaca makna dari bunga berwarna merah muda yang sebelumnya Kak Alia sebut sebagai Ivy. Nyatanya itu bukan Ivy

Dan itu hanya berarti satu hal, Kak Alia membohongiku. Bahkan mungkin anggota keluarga Naratama yang lain juga, mereka semua, memang sudah membohongiku selama ini, berkali-kali, Om Arya soal bayangan di kamar mandi, Kak Dipa soal sosok di dalam kamarnya, Tante Mutia soal cangkir kopi yang hilang, dan Kak Alia, soal kartu pilihanku. Aku tak habis pikir, kenapa mereka membohongiku? Dan, apa sebenarnya yang berusaha mereka sembunyikan dariku? 

Aku memegangi kepalaku, rasanya begitu pening. Jika mereka sudah menerimaku dan sepenuhnya percaya padaku, seharusnya mereka tidak mempermainkanku dengan cara seperti ini. 

Aku harus menghubungi Mata-mata Biru. Mungkin dia punya jawaban atas semua ini. Menanyakan rahasia keluarga Naratama pada mereka sendiri tidak akan memberi jawaban. Mereka kompak menyembunyikannya, dan aku sudah lelah dengan kebohongan mereka.

Saat aku ingin mengambil ponselku di saku celana, aku menyadari benda itu tidak ada di sana. Mataku memelotot. Sial. Tidak bisa, benda itu tidak boleh hilang. Ada surel Mata-mata Biru di sana!

Aku melompat dari kasur, berjalan cepat keluar dari kamar. Terakhir kali aku dari kamar Kak Alia. Mungkin ponselku tertinggal di sana, meski aku juga tidak yakin. Aku sudah lupa dimana terakhir kali aku melihatnya.

Lihat selengkapnya