Dari reinamoewarni@site.com
Dikirim ke matamatabiru@site.com
Subjek: -
Kepada Mata-mata Biru
Selama beberapa hari belakangan, kau sudah memberikan banyak informasi kepadaku. Aku masih membaca surelmu, meski aku sudah tidak membalasnya lagi. Aku tidak akan meminta maaf untuk itu. Kita bukan sekutu, kau masih ada dalam daftar orang yang harus aku waspadai dalam masalah ini dan jika aku harus memihak seseorang saat ini, aku hanya akan memihak Gara.
Setelah semua yang aku lalui di rumah ini, melalui surel ini, aku akan memberikan informasi penting. Aku baru saja menemukan sebuah teori yang mungkin berkaitan dengan alasan kakakmu tidak pernah ditemukan.
Sebelum aku memberitahumu, aku ingin memperingatkanmu, kau akan dipidana jika semua ini hanya kebohongan. Aku sudah menyalin semua isi surelmu. Sampai sekarang aku tidak mengenal siapa dirimu sebenarnya. Kau bisa saja rival atau bahkan musuh keluarga Naratama yang ingin merugikan mereka, jadi kalau selama ini kau benar-benar hanya mempermainkan aku, kau harus tau resikonya.
Selama menginap di rumah keluarga Naratama, aku menghadapi banyak keanehan. Pertama, terjadi saat aku pulang bermain golf dengan Kak Dipa, aku melihat ada sosok yang berdiri di balik jendela kamarnya. Kedua, satu cangkir kopi hilang di dapur depan saat aku membuat biterballen dengan Tante Mutia. Ketiga, aku melihat bayangan di kamar mandi yang tidak terpakai. Keempat, aku memergoki Tante Mutia menyelundupkan makanan ke kamarnya. Kelima, aku juga memergoki Kak Alia bicara pada ‘sesuatu’ yang ada di dalam lemari kamarnya.
Aku sudah menanyakan masalah ini pada keluarga Gara, tetapi mereka mengatakan bahwa apa yang aku hanya salah mengira. Awalnya, aku percaya, aku berpikir mungkin aku hanya salah melihat atau memperkirakan keadaan. Sampai sesuatu yang sangat amat aneh akhirnya terjadi siang kemarin. Aku memergoki Kak Alia melongok ke dalam lemari kamarnya dan seperti berbicara dengan seseorang di dalam lemari itu. Dari situ, aku yakin keluarga Naratama memang sudah membohongiku selama ini.
Setelah membaca ulang semua surelmu untuk menyelidiki rahasia keluarga Naratama, aku menemukan sesuatu yang menarik di peta rumah keluarga Naratama, ada sebuah pola yang hampir kasat mata. Coba kau lihat gambar ini:
