Blurb
Malam pertunangan Jovan Atmaka seharusnya menjadi awal sebuah kehidupan baru. Beberapa jam kemudian, ia ditemukan tewas di bawah balkon hotel.
Mireya Anggasta adalah orang terakhir yang seharusnya dicurigai. Ia menangis, kehilangan calon suaminya, dan tampak seperti korban dari sebuah malam yang berubah menjadi mimpi buruk.
Gavin Raditya tidak sepenuhnya percaya pada cerita yang terlihat terlalu sempurna.
Saat menyelidiki kematian Jovan, Gavin menemukan pesan yang seharusnya tidak ada, rekaman yang menghilang, bunga mawar putih, dan sebuah nama yang terus muncul dari masa lalu: Rey.
Setiap jawaban justru membuka pertanyaan baru.
Mengapa Jovan takut pada sesuatu yang bahkan sudah lama berlalu?
Siapa yang sebenarnya menggunakan nama Rey?
Dan mengapa setiap jejak selalu kembali kepada Mireya?
Gavin mulai menyadari satu hal: dalam cerita ini, korban bisa saja sedang menyusun cerita tentang dirinya sendiri.