Mayat Terakhir

yulisaputra
Chapter #1

PROLOG

Sejak terbangun dari koma, aku tidak pernah memimpikan hal bahagia. Terkadang dalam tidur, yang kusaksikan adalah kegelapan. Saat itu terjadi, aku hanya akan berdiri hingga terbangun di pagi hari.Tapi, setahun kemudian, pola mimpiku berubah. Tiba-tiba di tengah malam, aku seperti terjaga di suatu tempat asing. Di sekitar situ tidak sepenuhnya gelap. Banyak cahaya yang bersinar dari kejauhan. Tanah lapang? Bukan, sepertinya pematang sawah yang dipenuhi ilalang.

Ini mimpi? Batinku kebingungan.

Rasa heranku semakin menjadi saat seorang pria keluar dari balik semak. Ia tengah menyeret sesuatu sembari bersiul. Irama itu familiar di telinga. Ah, tapi aku lupa judulnya. Dari caranya berjalan, sudah jelas ia tidak melihatku. Dasar, bagaimana bisa aku memimpikan hal aneh?

Kepalang tanggung, aku mengikutinya dari belakang. Pasti karakter pria itu hanya hasil rekaan bawah sadarku. Namun ternyata aku salah besar. Begitu ia berjongkok, menyoroti bawaannya dengan senter kecil, barulah terlihat benda yang sejak tadi ia seret dengan serampangan.

Itu seorang wanita. Bergaun putih dengan rambut ikal sepanjang lengan. Mulut si wanita sedikit membiru, mungkin bekas disumpal sesuatu. Usianya mungkin masih 20an dan berkulit kuning langsat. Ia cantik seperti Jenar.

Aku berusaha menjerit, tapi suaraku tidak keluar. Bahkan kakiku seakan menancap di tanah. Ya Allah, apa tadi aku lupa berdoa sebelum tidur?

Lihat selengkapnya