Enam bulan kemudian. Sena kembali ke ruang otopsi. Bau formalin masih sama, tapi rasanya tidak lagi menyesakkan.
Ia masih bermimpi buruk kadang-kadang, tapi kini ia tahu cara menghadapinya. Ia menjalani terapi, belajar memaafkan diri sendiri.
“Kebenaran kadang busuk di awal,” katanya pada Ardi, “tapi membersihkan bau itu… juga bagian dari ibadah.”
Ardi tersenyum samar.
“Kau dokter, tapi juga saksi sejarah.”