Tiga bulan berlalu. Sherin sebentar lagi akan masuk kantor dengan jadwal reguler. Mereka pun mengadakan acara Aqiqah untuk Ezra. Mengundang keluarga dan beberapa anak-anak panti asuhan untuk berbagi kebahagiaan serta rezeki. Tak lupa Sherin dan Rezza mengundang sahabat-sahabat terbaik mereka.
11.00 | Minggu pagi di rumah gedebang menjelang siang. Pengajian usai, doa bersama juga sudah selesai dipimpin oleh Ustadzah Hafiza yang kini makin dekat dengan keluarga Sherin dan Rezza. Dimulailah prosesi Aqiqah, yaitu potong rambut Ezra. Sebelumnya di tempat terpisah Sherin dan Rezza menggunakan jasa penyembelihan, menyembelih dua ekor kambing sebagai syarat Aqiqah untuk anak laki-laki.
Ezra sudah mulai bisa duduk sesekali walau badannya belum cukup kuat menopang. Ezra digendong oleh Rezza dengan dua tangan posisi seperti duduk. Ia pun cukup anteng awalnya.
"Rambut Ezra tuh aku bangett. Lurus, lembut.. Ya kan mas?" Sherin asbun.
"Enak ajaa.. Rambut kamu tuh gelombang, aku rambutnya lurus, lembut. Inget kan waktu aku agak gondrong zaman kuliah?" Rezza tak mau kalah.
"Ihh lurusan aku lahh.. Liat tuh rambut Ezra tuh gelombangnya besar kaya rambut aku.." Sherin tak mau kalah. Semua orang memperhatikan sambil senyum-senyum tertawa.
"Enggak, rambut aku.." Rezza masih tak mau kalah.
"Udah-udahh.. Masalah rambut aja ributt.." Widya yang hadir ditemani suaminya menengahi.
Ezra tiba-tiba menangis.
"Tuh kann Ezra nangis, udah gausah debat itu anak kalian banget itu.. Sama-sama gampang nangis.." Anya tiba-tiba asbun. Semua tertawa. Rezza pun mau marah tapi jadi ikut tertawa.. Seru sekali pagi itu di sana. Ezra pun diajak keliling untuk dicukurkan rambutnya sedikit-sedikit mulai dari Om Arwin, Tante Rani, Kak Vina, Bang Syahrul, sampai Om Syafri, Om Rendra. Lalu ada juga Om Sofyan dan Tante Dewi. Tak lupa om dan tante Sherin seperti Tante Nila, Tante Mona, beserta suami-suami mereka ikut mencukurkan rambut Ezra diiringi Shalawat Nabi. Rezza dengan lembut menggendong Ezra, Sherin mendampingi sambil membawa nampan berisikan gunting cukur dan semangkuk berisi air bersih untuk menampung rambut-rambut Ezra yang masih sedikit itu.