DUA BULAN berlalu tanpa jawaban. Danu masih belum ditemukan. Dukungan yang semula membanjiri unggahan Srimulat, perlahan sirna dan teralihkan oleh isu kebijakan pemerintah. Namun, Srimulat tak menganggapnya sebagai persoalan serius. Baginya, sedikit dukungan lebih baik daripada tidak ada sama sekali.
Lambat laun, hatinya juga mulai kebal dengan komentar negatif yang mampir ke unggahannya. Komentar yang tidak pernah jauh-jauh dari ketidakmampuannya mengurus anak.
“Dasar nggak becus ngurus anak! Dikasih anak satu doang kok bisa hilang, gue nih punya anak lima keurus semua!”
“Nggak mau buru-buru simpati lah. Biasanya ada plot twist, paling dia tahu pelaku aslinya siapa.”
“Dapat info A1 kalau dia janda muda. Paling ini konflik sama pacar barunya. Emang gitu betina janda, berahi mulu sampai tutup mata sama kelakuan pacarnya. Ujung-ujungnya anaknya yang jadi korban.”
“Makanya, kalau miskin jangan punya anak! Bikinnya doang semangat, giliran udah lahir ditelantarkan. Udah tahu nggak punya keluarga deket... Anaknya di rumah sendirian tiap hari, ditinggal kerja. Hilang kan jadinya.”