MENCARI BAPAK (novela)

Rizky Anna
Chapter #4

4

SRIMULAT terperanjat ketika ponselnya berdering nyaring. Alarm sudah lewat dan ada tiga panggilan tak terjawab. Kini panggilan baru masuk dari nomor yang sama. Tangan kanannya membuka kunci layar, sementara tangan kirinya tergagap mengusap kening. Kepalanya pening karena bangun tidur dengan terkejut, apalagi mimpi buruk masih menghantuinya semalam.

“Akhirnya kamu angkat juga, baru bangun?” Suara lantang terdengar dari seberang.

“Maaf, Bu.... Saya sudah pasang alarm, tapi enggak dengar. Saya siap-siap sekarang ya, Bu.”

“Langsung ke rumah saja. Tadi aku sudah ke pasar sendiri, minta antar anakku. Cepetan, ya.”

“Aduh, sekali lagi maaf ya, Bu.” Srimulat meringis menatap layar ponselnya. Panggilan telah berakhir tanpa basa-basi.

Jam di ponselnya tertulis 07:54. Padahal seharusnya jam tujuh tepat ia sudah sampai ke rumah majikannya. Tanpa menunggu lagi, Srimulat beranjak dari kasur tipisnya, bergegas untuk mandi.

***

PRAMBUDI nyaris tak berkedip menatap cuplikan video kamera pengawas yang tertampil di layar laptopnya. Tangan kirinya menangkup ujung dagu, mengelus-elus rambut janggut yang mulai tumbuh. Sementara tangan kanannya dengan terampil memperbesar dan mengecilkan rasio video demi menangkap detail yang tak ingin dilewatkan.

“Jangan lupa screenshot detail yang penting.” Prambudi menoleh ke sampingnya.

“Sudah kubilang, sementara ini aku cuma dapat kiriman video dari CCTV lawas. Kalau terlalu di-zoom jadi pecah gambarnya.”

“Setidaknya bisa kelihatan postur tubuhnya, barangkali Mbak Sri bisa mengenali.”

Lihat selengkapnya