Mencintai sendirian

ismiati wardani
Chapter #3

Bab 3 - Leon masuk rumah sakit


Mencintai sendirian Bab 3 - Leon masuk rumah sakit

Sudah 2 hari demam Leon tidak kunjung turun. Oleh sebab itu Antoni membawa Leon ke rumah sakik ketika Leon tidak sadarkan diri karna demam yang tinggi. Karna waktu hari pertama demam. Leon mengamuk ketika diperiksa atau di suruh minum obat. Kata dokter Leon hanya mengalami demam biasa. Untungnya cepat dilarikan ke rumah sakit.


"Lebih baik papa pulang dan beristirahat. Nanti malamkan ada tahlilan. "ucap Bunga pada Antoni.


Antoni menatap Bunga, sudah berapa hari Bunga tidak tidur merawat putranya Leon. Ia tau kalau Bunga selalu berjaga dari awal ketika Leon sakit di rumah. Karna Leon mengamuk ketika di dekati semua orang termasuk dirinya. Sisi lain dari Bunga yang tidak ia perhatikan sebelumnya. Bunga begitu tulus menyayangi putranya. Padahal mereka bukan saudara kandung. Usia Bunga masih sangat muda. 13 tahun, tapi ia dituntut menjadi dewasa menjaga dan merawat putranya Leon oleh mendiang istrinya. Tapi setelah memperhatikan ketulusan Bunga merawat Leon, ia tau mengapa Renata menempatkan Bunga sebagai adik Leon, Renata ingin ada orang yang tulus menyayangi putranya setelah dirinya tiada. Dan pilihannya jatuh pada Bunga, seorang anak yang lebih muda 2 tahun dari Leon. Bukan seorang kakak yang bisa menjaga Leon.


"Kamu mau makan apa? biar papa pesankan makanan untukmu."


"Tidak Pa, tadi Bunga sudah makan di kantin bawah."Tolak Bunga karna ia sudah kenyang.


Seketika itu hati Antoni mencelos. Dia merasa sangat bersalah pada Bunga. Dia sibuk memikirkan Leon dan lukanya. Dia tidak pernah memikirkan Bunga, Apa ia kelelahan merawat Leon? atau sekedar bertanya apakah putrinya itu sudah makan atau belum Belum.


Ponselnya berdering. Tidak biasanya Antoni yang selalu mementingkan ponselnya karnaa urusan bisnis. Kali ini Antoni mematikan panggilan ponselnya tanpa melihat nama seorang yang menghubunginya. "Kamu suka pizza? atau Hamburger?" Tanya Antoni.


"Aku tidak suka pizza atau hamburger. Aku lebih suka buah-buhan" Jawab Bunga.


"Baiklah, papa akan membelikan buah-buahan kalau kesini."


"Terimakasih Pa,"


"Terimakasih juga sudah merawat putraku." ucap Antoni tulus.


"Sudah kewajibanku." Jawab Bunga dan di angguki oleh Antoni.


Setelah kepergian papanya. Hari sudah gelap. Setelah mengerjakan sholat magrib Bunga tertidur di ranjang sebelah Leon karena kelelahan dan kurang tidur.

Lihat selengkapnya