Mencintai sendirian Bab 10 - Jantung yang berdetak.
Pagi itu setelah rapi dengan seragam sekolahnya, Bunga mengetuk pintu kamar kakaknya.
"Tok-tok." Terbukalah pintu itu memperlihatkan Leon dengan seragam rapihnya. Lengkap dengan sebuah tas yang dipakainya. Maskulin, itulah yang dipikirkan Bunga, entah kenapa penampilan Leon agak berbeda. Rambut hitam legamnya yang biasa disisir rapi kini agak acak-acakan. Membuat remaja itu terlihat tampan. Dan jangan lupakan 2 kancing di atas yang terbuka dan dengan dasi yang tidak rapi.
"Kenapa menatapku dalam?" tanya Leon, walau sudah terbiasa baginya Bunga selalu menatapnya tanpa berkedip.
"Kemarilah." ucap Bunga."Sedikit menunduk," dan Leon pun menurutinya tanpa membantah. Ia menyisir rambut Leon yang agak berantakan dengan jarinya. Mereka berdua sangat dekat, hingga Leon bisa mencium aroma Bunga yang baru dari tubuh Bunga. Dan setelah selesai merapikan rambutnya. Kini Bunga mengancingkan dua kancing di atasnya dan merapikan dasinya yang kurang rapi. Bagi Bunga itu adalah tugasnya menjaga dan merawat Leon,. karena itu amanah dari almarhumah mama angkatnya.
"Bik Sarti kemana? tidak membantu Kakak memasang dasi?"
"Aku yang menyuruhnya keluar, tidak ingin bergantung pada siapapun." ucap Leon merapikan rambut Bunga yang sedikit tidak tertata rapi seperti sebelumnya. Ia menyelipkan beberapa helai rambut Bunga ke belakang telinga.
Deg
Jantung Bunga berdebar akibat kedekatan mereka. Mungkin bagi Leon ini hal yang biasa dan tidak mendebarkan! tapi bagi Bunga lebih dari itu, dia bukan anak- anak lagi seperti dulu. beberapa minggu lagi ia akan berulang tahun yang ke 14.
"Kamu ganti parfum?" tanya Leon mencium beberapa helai rambut panjang Bunga. Dengan gugup Bunga menepis tangan Leon membuat Leon mengernyitkan keningnya tak suka.
"I- iya," jawabnya terbata karena berusaha merendam jantungnya yang berdebar.
"Kakak suka." ucap Leon megedikkan bahunya.
"Kakak duluan." ucap Leon Lagi menuruni tangga. Berbeda dengan Bunga yang suka menggunakan Lift karena malas menggunakan tangga.
Sial! Ada apa dengan jantungku? Kenapa selalu berdebar ketika dekat dengan Kak Leon!