Mencintai sendirian

ismiati wardani
Chapter #19

BAB 19- BERBAIKAN

Mencintai Sendirian BAB 19- BERBAIKAN

Paginya Leon terbangun ketika terdengar suara ketukan pintu. Tumben, biasanya Laras langsung membangunkannya dengan sebuah ciuman? Makin dibiarkan ketukan terdengar semakin keras, kesal! Leon pun membuang selimut dan siap marah pada kekasihnya! Padahal ia lupa kemarin papanya memberinya peraturan baru untuk Laras untuk tidak naik ke lantai 2, pintu terbuka, dan alangkah terkejutnya Leon! Yang ada di hadapannya adalah adiknya Bunga, bukan kekasihnya Laras.

"Kenapa terkejut seperti itu? Berharap orang lain?" sindir Bunga santai melewati Leon yang diam mematung! Ia masih syok akan sikap Bunga yang memasuki kamarnya setelah 2 tahun lamanya tidak masuk ke kamar ini.

"Kakak mandi dulu, biar Bunga siapkan seragam untuk kakak," ucap Bunga dan Leon hanya mengangguk dan langsung masuk kedalam kamar mandi.

Setelah Leon masuk ke kamar mandi, tatapan Bunga jatuh pada sebuah ranjang yang berantakan! Dia bukan gadis 13 tahun yang tidak mengerti apa yang ia rasakan pada Kakak angkatnya seperti dulu, sekarang ia sudah berusia 15 tahun dan urusan seks bukan sesuatu yang tabu baginya. karena ia sekolah! Dan malam itu ia melihat apa yang kakaknya lakukan pada Laras!

Apa sih yang aku pikirkan? Kak Leon bukan pria seperti itu!  

Tapi ketika mengingat ciuman panas yang kakaknya lakukan pada Laras, embuat pikirannya kemana-mana.

Tidak! Itu hanya sebuah ciuman! Dan itu wajar bagi sepasang kekasih!

Dengan tangan gemetar, ia merapikan seprei yang yang berantakan, bayangan akan percintaan mereka membuatnya mual.

Kakakku! Tidak mungkin serendah itu!

Karena tak kuasa mengenyahkan fantasinya! Bunga pun tidak melanjutkan merapikan seprei, ia pergi kelemari untuk mencari seragam Leon.

Ketika semua sudah tertata rapi di atas ranjang, munculah Leon yang keluar memakai jubah mandi, dia masih waras umtuk tidak telanjang atau hanya memakai handuk saja ketika bersama Bunga, berbeda dengan bersama Laras kekaksihnya.

Dengan gugup, Bunga menatap kearah lain, ini pertama kalinya ia bersama Leon dalam satu kamar setelah hari ulang tahunnya yang ke 14.

"Ak- aku, akan keluar!" ucap Bunga gugup dan akan melangkah pergi. Tapi- terlebih dulu Leon memegang pergelangan tangannya membuat Bunga terkejut.

"Aku akan ganti baju di kamar mandi," ujar Leon mengambil seragam dan langsung masuk ke kamar mandi.

Deg

Bunga memegang jantungnya yang berdetak cepat! Padahal cuman sentuhan kecil. Tapi efeknya sangat dahsyat untuk Bunga, apalagi dengan sebuah ciuman? Reflek, Bunga memegang bibirnya, lalu menggeleng kasar.

Apa sih yang kamu pikirkan Bunga? usiamu masih 15 tahun! Tapi otakmu sudah semesum itu!

Lihat selengkapnya