Blurb
Blurb Novel - Menepi untuk Pulih
Tidak semua luka terlihat oleh mata.
Sebagian bersembunyi di balik senyum yang dipaksakan dan langkah yang tetap berjalan meski hati berantakan.
Setelah rumah tangganya runtuh, hidup seorang wanita yang dulu penuh mimpi berubah menjadi sunyi yang panjang. Ia kehilangan bukan hanya seorang suami, tetapi juga sebagian dari dirinya sendiri—kepercayaan, harapan, dan keberanian untuk bermimpi lagi.
Namun hidup tidak berhenti hanya karena hati pernah hancur.
Di antara hari-hari yang sepi, ia memilih menepi. Bukan untuk menyerah, tetapi untuk menemukan kembali dirinya yang sempat hilang. Perlahan, dari serpihan luka yang belum sepenuhnya sembuh, ia belajar berdiri lagi. Menulis lagi. Berkarya lagi.
Tanpa sandaran seorang suami, tanpa janji manis yang dulu pernah ia percaya.
Menepi untuk Pulih adalah kisah tentang perempuan yang belajar berdamai dengan masa lalu, merawat luka dengan sabar, dan menemukan bahwa kekuatan terbesar sering kali lahir dari hati yang pernah patah.
Karena terkadang. . .
menepi bukan berarti berhenti.
Melainkan cara hati untuk pulih sebelum kembali berjalan.