Menikahi Putra Mahkota

Aroem Aziez
Chapter #4

Nikah Cepat, Tanpa Banyak Mikir!

“Gue mau nikah.”

Kalimat itu keluar begitu saja dari mulut Anti, seperti orang yang baru saja memutuskan mau makan bakso, bukan menikah.

Rani yang sedang minum langsung tersedak. “AP--APA?!”

Anti mengibas-ngibaskan tangan. “Ih, pelan-pelan dong!”

“Lo yang harusnya pelan-pelan!” Rani menatapnya seperti melihat orang habis kesurupan. “Lo bilang apa tadi?!”

“Gue mau nikah.”

“AMA SIAPA?!”

Anti menatapnya datar. “Ya sama Vio lah. Masa sama tukang parkir.”

Rani langsung menggebrak meja. “ANTI! Ini bukan bercanda!”

“Gue juga nggak bercanda.”

Rani terdiam.

Beberapa detik.

Lalu ia menyandarkan punggung, menghela napas panjang.

“Oke… gue tanya baik-baik ya,” katanya pelan. “Lo udah kenal dia berapa lama sekarang?”

Anti berpikir sebentar. “Ya… dari SMA sih udah kenal.”

“Dekatnya?”

Anti tersenyum kecil. “Baru-baru ini.”

Rani memejamkan mata. “Oh, My Ghosh! Gue mau pingsan.”

**

Keputusan itu bukan datang tiba-tiba. Atau… setidaknya, menurut Anti, tidak.

Selama beberapa minggu terakhir, ia merasa ada “kecocokan” dengan Vio.

Meskipun: Obrolan mereka minim, Chat mereka seadanya, Dan Vio… tetap cuek seperti biasa

Tapi justru itu yang membuat Anti merasa nyaman.

Tidak ribet.

Tidak drama.

Tidak banyak tuntutan.

Atau, setidaknya … memang lelaki seperti itu yang sedang Anti cari.

“Gue capek sama yang terlalu ribet,” kata Anti suatu malam pada dirinya sendiri. “Yang kayak Vio tuh… simpel.”

Dan di kepalanya, satu kesimpulan terbentuk dengan mantap: Ini orang cocok jadi suami.

**

Beberapa hari kemudian, Anti memberanikan diri membicarakan hal itu pada Vio.

“Lo pernah kepikiran nikah?” tanya Anti, langsung ke inti.

Vio yang sedang menatap ponsel sedikit mengangkat wajah.

“Pernah.”

Anti langsung duduk lebih tegak. “Serius?”

“Iya.”

“Terus?”

Vio mengangkat bahu. “Ya… nikah aja.”

Jawaban itu… entah kenapa terasa cukup bagi Anti.

“Kalau… sekarang?” tanya Anti hati-hati.

Vio menatapnya sebentar.

Lalu berkata santai, “Kalau ada yang mau, ya nggak masalah.”

Lihat selengkapnya