Motor vespa berjalan pelan, makin erat penuh senyuman terpancar paparan sumringah dari raut wajah Bulan sejak dari tadi dua tangannya tidak terlepas terus mendekap belakang punggung Delon.
Senyuman terpancing bahagia sepanjang jalan di sungguhkan pemandangan rumah-rumah adat indah, unik beragam khas yang ada di Indonesia.
Terpancar paparan senyuman sumringah yang tidak akan lepas dari raut wajah Bulan seraya makin menebar pesona bahagianya.
Dua tangannya sejak dari tadi merasa erat memeluk belakang punggung bawah pinggang Delon sekali-kali melirik menoleh Bulan.
Sungguh elok dan unik setiap sepanjang jalan, dua mata kita akan tersungguhkan jajaran deretan setiap rumah. Rumah adat khas daerah masing-masing, yang terlahir dan melekat sampai hari ini masih terjaga keberadaannya.
Motor vespa warna grey sempat berhenti didepan rumah Gadang adat khas Minang, salah satu rumah kebanggan warga Sumatra Barat.
Rerimbunan daun pohon menyatu teduh dengan cahaya sinar matarhari makin memperjelas tegas bangunan rumah yang saat ini ada didepan mata Bulan dan Delon masih terduduk diatas motor vespa.
Rumah adat Gadang adalah nama untuk rumah tradisional ada Minagkabau. Minagkabau merupakan salah satu kelompok etnis yang berada di Provinsi Sumatera Barat. Rumah Gadang utama biasanya dibangun diatas tanah yang cukup luas dan milik keluarga induk secara turun temurun.
Tidak jauh dari rumah Gadang, biasanya di dirikan surau keluarga yang berfungsi sebagai tempat berkumpul anak lelaki atau sebagai tempat untuk menyelanggarakan segala bentuk kegiatan sosial dan keagamaan.
Rumah Gadang juga disebut dengan nama lain oleh masyarakat Sumatera Barat adalah Rumah Bagonjong atau juga menyebut dengan nama Rumah Baanjung.
Sejak dari tadi dua pasang mata muda-mudi masih terkesan terkasima, dua mata mereka seraya terbawa keunikan betapa indah dan eloknya bangunan rumah Gadang, rumah kebanggaan warga Sumatra Barat itu.
Langit mulai menjelang senja, motor vespa kembali berjalan menyusuri keindahan jalan sepanjang Taman Mini Indonesia Indah merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 150 hektare atau 1,5 kilometer persegi.
Canda tawa makin menggurat rasa bahagianya Bulan dan Delon, hatinya makin terkulik memanggil dan seraya tidak ada perpisahan yang sebentar lagi dua tali cinta akan terputus menjauh. Menjauh karena desakan keegoisan Sang Ayah, yang tidak menyukai beradaan Bulan.