Mereka Bilang Dia Tetap Ayah Kami

A. F. Ferdians
Chapter #30

Wali Nikah

Tiga hari sudah sejak Bapak kembali ke dinas sosial. Tiga hari pula sejak malam terakhir di kontrakan, malam yang membuka semua luka keluarga yang lama tersembunyi. Dan sejak saat itu, Rina terus berjuang untuk tidak memikirkan apa yang diceritakan oleh kakaknya. Ia ingin melupakan, tapi kepalanya seperti tak punya kuasa. Justru karena ia tidak bisa mengingat peristiwa itu, rasa bersalah menghantuinya dari arah yang berbeda.

Rina kerap kali bertanya sendiri, apakah benar ia mengalami itu semua? Apakah tubuh kecilnya dulu menjadi korban, seperti yang Kak Lastri lihat dengan mata kepalanya sendiri?

Siang itu rumah Jovan terasa hangat oleh aroma masakan. Rina duduk di ruang tamu bersama Kak Lastri dan kedua orangtua Jovan, ia mencoba terlibat dalam obrolan soal rangkaian acara pernikahan. Tapi pikirannya tidak benar-benar di sana. Matanya sesekali melirik ke arah jendela yang bahkan tidak memberikan pemandangan apa pun.

Obrolan tentang gedung, katering, dan undangan sudah dibahas. Kini, tinggal satu hal yang membuat ibunya Jovan menoleh ke arah Rina sambil berkata pelan. “Jadi, nanti siapa yang akan jadi wali nikahnya, Rin?”

Seisi ruangan terdiam. Semua pandangan otomatis mengarah ke Rina.

Rina menggenggam jemarinya sendiri di pangkuan. Mencoba menahan gemetar kecil yang datang entah karena gugup atau karena rasa malu yang tak ia pahami. Rina sempat menoleh ke kakaknya, seolah meminta kekuatan, dan Kak Lastri pun mengangguk pelan sebelum akhirnya menjawab.

“Sebelumnya saya mau minta maaf, Bu, Pak… ke Jovan juga,” ucapnya. “Tapi saya dan Rina sudah sepakat untuk tidak memilih Bapak kami menjadi wali nikah.”

Ucapan itu seketika membuat suasana berubah. Bapaknya Jovan mengernyit, nada suaranya tak bisa menyembunyikan keterkejutan. “Memangnya kenapa, Las?”

Kak Lastri sempat bertatap pandang dengan Rina. Sekilas, hanya sekejap, tapi cukup untuk saling menguatkan. Sebelumnya mereka sudah sepakat, apa pun yang terjadi, aib tentang Bapak tidak akan mereka ungkap, termasuk kepada Jovan dan keluarganya.

Lihat selengkapnya