Seragam putih abu-abunya lusuh makin terkoyak, wajahnya makin mengajak sedih mendalam sampai tidak berdasar.
Rasa sakit berjalan makin terasa menusuk sembilu hatinya, tersakiti hati karena terlepas kesucian berharga begitu saja, karena hentakan sesuatu yang merasuknya.
Raut pilu dua mata berbinar berkaca-kaca sedih mengajaknya berjalan tidak tahu kemana. Padahal malam makin larut, mengajak lelap bagi setiap insan kembali berbaring sesaat untuk melepaskan penat dan kesedihan diatas ranjang beralas kasur busa hangat.
Hembusan semilir angin makin menembus seragam putih tipis masih membungkus bagian tubuh atasnya, terasa dingin setengah bagian dari bawah dua tumit karena hanya terbalut rok abu-abu pendek.
"Pasti Ibu akan sangat marah sekali kalau tahu? Gua? Akhhhhh ..." makin sedih merasa bersalah teriakannya Rindu hanya didengar malam.
Dirinya hanya terapit gedung-gedung yang membisu terbungkus samar gelapnya malam. Sedih makin pilu terisak tangis serasa makin mengundang hatinya semakin sedih. Langkah jalannya pelan teriringi cahaya seniar rembulan masih menerangi setiap langkah kesedihan Rindu.
Kabut malam makin terasa menyelimuti pandangan jalan didepan, dua kakinya mengajak berhenti hanya tersenyum dalam sesal raut wajahnya. Ketika di hadapannya sudah berdiri megah dan kokoh Masjid bertiang pilar dua buat menopang atap Masjid megah.
Makin sendu, makin pilu teratap dalam sedih, dua matanya makin berkaca-kaca berseri walau terbalut dalam kesedihan masih terasa panjang.
Diujung setengah bulatan besar kubah besar Masjid, menjorok keatas langit lafal Allah hanya terdiam tersenyum seraya ingin sekali mengajak Rindu kembali merinduNya.
Sontak dua kakinya terduduk berdeku, setengah terduduk menahan tubuh kecilnya masih pandangannya menatap Masjid pintu kupu-kupunya terbuka lebar seraya memanggil Rindu segara masuk kedalamnya.
"Tidak! Tidak mungkin gua masuk kedalam Masjid itu ...! Gua makin merindu, tapi kenapa hati ini semakin ingin mengajaknya menjauh dari Dia ...!" terasa berat Rindu penuh jeratan dosa dan sesal makin ingin tidak mendekati Masjid.