Merindunya Rindu~Novel~

Herman Siem
Chapter #28

Bayangan Hitam

Caty dan Arni makin dicekam rasa khawatir dengan keadaan Sambudi, yang saat ini masih ditangani Dokter dan Suster didalam ruangan IGD.

Terkadang mereka berdua bersamaan bangun dari duduk, kadang Arni yang berdiri dan kadang Arni yang terduduk.

Hanya sepi sepanjang lorong jalan rumah sakit, mungkin hanya mereka saja yang masih menunggu didepan ruangan IGD.

"Kenapa gua jadi cemas begini, Cat?" kembali terduduk Arni pada kursi stenlis.

"Iya. Gua juga sama Ar. Gua takut kenapa-napa sama, Sambudi. Loe'kan tadi lihat gimana Sonya nabrakin mobilnya pada Sambudi," berdiri Caty makin gelisah hatinya sambil menjawab Arni beranjak bangun lagi.

"Sonya udah keterlaluan bangat!" ketus kesal terlontar dari mulutnya Arni.

"Selama ini kita berdua udah kayak orang bego," sahut Caty sembari melihat Sambudi masih terbaring diatas bangsal, mereka berdua tidak boleh masuk hanya tersekat kaca pembatas ruangan. Dokter dan Suster masih kelihatan sibuk memeriksa.

"Kita berdua memang udah bego! Mau di bego-begoin Sonya! Sampai kita berdua nurutin kemauan jahatnya Sonya. Sampai kita ngejebak Rindu," sedih terduduk Caty sandaran dinding tembok IGD berwarna putih.

"Iya, Cat. Kita udah dosa bangat sama Rindu. Sampai Rindu hamil sekarang, semua itu karena kebegoan kita udah ngejerumusin Rindu," makin ada rasa sesal menggelayuti wajahnya Arni sama terduduk disamping Caty.

"Sekarang ini gua makin ngerasain, cuman ada rasa ketakutan dan dosa makin menjadi aja dengan kesalahan yang udah gua lakuin sama Rindu,"

"Sampai kita sekarang di berhentin dari sekolah." mereka berdua seraya makin berkalung dosa dengan segala perbuatannya yang sudah bikin Rindu sampai hamil.

Lihat selengkapnya