Blurb
Di Desa Jiwa Baru, ada satu malam yang paling ditakuti penduduknya: malam Jum'at Kliwon. Malam ketika tabir antara dunia manusia dan alam gaib menipis, sementara rahasia kelam yang terkubur selama tujuh windu kembali bangkit menuntut korban.
Hilangnya Rafan Bashif menjadi awal dari serangkaian peristiwa mengerikan yang menyeret adiknya, Fajrian Nadhiran, menuju jantung Rimba Rengas—hutan tua yang menyimpan kutukan, bisikan arwah, dan misteri takhta Asam Tais.
Di sana, Fajrian berhadapan dengan Dayang Fariha Nashiha, sang puteri penunggu rimba yang memiliki kekuatan gaib melalui Tarisa Selendang Mengguncang Badai. Sosok yang menyimpan rahasia besar tentang masa lalu, kekuasaan, dan takdir yang tak mudah dihindari.
Semakin dalam Fajrian menyusuri rimba, semakin nyata teror yang mengancam kewarasannya. Siapakah sebenarnya Dayang Fariha Nashiha? Apa hubungan hilangnya Rafan dengan takhta Asam Tais? Dan rahasia apa yang selama tujuh windu disembunyikan dari penduduk Desa Jiwa Baru?
Ketika malam Jum'at Kliwon kembali tiba, kebenaran mungkin menjadi satu-satunya jalan keluar—atau justru pintu menuju malapetaka yang lebih mengerikan.